Jakarta, Kabarins.com – Ambisi besar tengah disiapkan PSSI untuk membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di Piala Asia 2027. Pelatih asal Inggris, John Herdman, disebut tinggal menunggu waktu untuk diresmikan sebagai nakhoda baru skuad Garuda, dengan target tegas: lolos ke perempatfinal Piala Asia 2027.
Media Kanada Waking The Red mengungkapkan, John Herdman dikontrak dengan nilai USD 40.000 atau sekitar Rp671 juta per bulan. Target tinggi itu membuat strategi penguatan tim menjadi mutlak, termasuk opsi penambahan pemain naturalisasi berkualitas.
Baca Juga :
Atlet Cilik Pasaman Raih Medali di Ajang Panahan, Ade Uda dan Bupati Welly Beri Apresiasi
Madura United Pesta Gol 5-1, Semen Padang Gagal Curi Poin Tandang di BRI Super League 2025/2026
Naturalisasi Jadi Opsi Realistis John Herdman
Dengan usia 50 tahun dan pengalaman melatih Kanada di level dunia, Herdman dinilai memahami pentingnya kedalaman skuad. Komposisi Timnas Indonesia saat ini disebut belum cukup untuk bersaing konsisten di level Asia.
Hasil penelusuran menunjukkan terdapat 12 pemain keturunan Indonesia di luar negeri yang berpotensi dinaturalisasi. Jika proses ini berjalan mulus, Timnas Indonesia tidak hanya berpeluang menembus perempatfinal Piala Asia 2027, tetapi juga membuka jalan menuju Piala Dunia 2030.
Berikut 12 nama yang masuk radar penguatan Timnas Indonesia:
-
Dani van den Heuvel (Kiper – Club Brugge)
-
Kayne van Oevelen (Kiper – FC Volendam)
-
Daniel Klein (Kiper – FC Augsburg)
-
Jenson Seelt (Bek Tengah – VfL Wolfsburg)
-
Pascal Struijk (Bek Tengah – Leeds United)
-
Daijiro Chirino (Bek Tengah – Almeria)
-
Jayden Oosterwolde (Fullback Kiri – Fenerbahce)
-
Tristan Gooijer (Fullback Kanan – PEC Zwolle)
-
Kaya Symons (Fullback Kiri – De Graafschap)
-
Laurin Ulrich (Gelandang – FC Magdeburg)
-
Julian Oerip (Gelandang – AZ Alkmaar)
-
Luke Vickery (Winger – Macarthur FC)
Benteng Garuda Makin Kokoh
Fokus utama Herdman diyakini berada di sektor pertahanan. Dalam skema 3-4-3, duet Pascal Struijk dan Jenson Seelt berpotensi membentuk trio tangguh bersama kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, di jantung pertahanan.
Sementara itu, Jayden Oosterwolde dinilai ideal mengisi posisi wing back kiri berkat kecepatan dan kemampuan bertahan modern. Kekuatan ini diyakini dapat mengatasi kelemahan lini belakang yang kerap menjadi sorotan.
Lini Depan Lebih Tajam dan Variatif
Tak hanya bertahan, sektor serang Timnas Indonesia juga diproyeksikan meningkat. Kehadiran Laurin Ulrich, Julian Oerip, dan Luke Vickery memberi variasi serangan dari lini kedua hingga sayap.
Nama Luke Vickery mencuri perhatian setelah mencatatkan dua gol dan dua assist dari 12 pertandingan bersama Macarthur FC di Liga Australia musim ini. Kontribusi tersebut menjadi sinyal positif bagi kebutuhan kreativitas Timnas Indonesia.
Kini, pertanyaan besar tertuju pada PSSI: seberapa cepat dan serius federasi dapat membantu John Herdman merealisasikan proyek naturalisasi ini? Jawabannya bisa menjadi penentu masa depan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 dan mimpi tampil di Piala Dunia 2030. (*01 )
Baca Juga :







