SOLOK, Kabarins.com— Pemerintah Kota Solok menegaskan kesiapan menjadi tuan rumah cabang olahraga Aero Sport pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI yang akan digelar pada Juni–Juli 2026.
Kesiapan tersebut ditandai dengan peninjauan langsung venue Bukik Garundun Puncak Bidadari oleh Ketua KONI Sumbar bersama tim monitoring dan evaluasi (Monev), didampingi Wali Kota Solok dan jajaran terkait.
Kesiapan itu disampaikan langsung Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, saat mendampingi peninjauan lokasi venue di Bukik Garundun Puncak Bidadari, Sabtu (10/1/2026).
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi alam yang sangat mendukung untuk penyelenggaraan cabor Aero Sport.
“Bukik Garundun Puncak Bidadari ini dianugerahi kondisi alam yang sangat potensial untuk Aero Sport, baik dari sisi ketinggian, karakter angin, maupun faktor keselamatan. Pemerintah Kota Solok berkomitmen penuh untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan, mulai dari pembenahan akses, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga pengamanan kegiatan,” ujar Walikota.
“Porprov Sumbar XVI 2026 bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk mempromosikan pariwisata dan potensi daerah Kota Solok ke tingkat yang lebih luas,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Solok didampingi Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon, Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, SE, MM, jajaran asisten Pemerintah Kota Solok, serta pengurus cabang olahraga terkait
Sementara, selain Hamdanus, rombongan KONI Sumbar terdiri dari Staf Khusus Prof. Syahrial Bakhtiar, Tim Monev Cabor Porprov Risky Syahputra, dan Hendri Parjiga.
Pada kesempatan itu, dilakukan uji coba penerbangan oleh sejumlah atlet paralayang FASI Sumbar, serta terbang tandem Ketua DPRD Kota Solok dan Asisten III Kota Solok.
Ketua KONI Kota Solok, Rudi Horizon, menyatakan bahwa kesiapan Kota Solok tidak hanya difokuskan pada cabang olahraga Aero Sport.
Selain Aero Sport, Kota Solok juga mengajukan kesiapan untuk menjadi tuan rumah cabor Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) dan angkat besi (PABSI) pada Porprov Sumbar XVI 2026.
“Kami menilai fasilitas yang tersedia sangat memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan teknis kedua cabor tersebut, tentu dengan dukungan penuh pemerintah daerah serta koordinasi bersama KONI Sumbar,” ujar Rudi.
Dari sisi cabang olahraga, Ketua Harian Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumbar menilai Puncak Bidadari memiliki karakteristik yang sesuai untuk Aero Sport.
“Secara teknis, lokasi ini cukup ideal. Tinggal dilakukan penguatan fasilitas penunjang agar pelaksanaan pertandingan dapat berjalan optimal dan aman,” katanya.
Sementara itu, anggota Tim Monev Venue Porprov KONI Sumbar, Risky Syahputra, menyampaikan bahwa hasil peninjauan menunjukkan progres yang positif.
“Kami melihat langsung kondisi lapangan dan lingkungan venue. Puncak Bidadari sangat potensial untuk Aero Sport. Ada beberapa catatan teknis yang akan kami rekomendasikan, namun secara umum venue ini layak untuk Porprov Sumbar XVI 2026,” ujarnya.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Solok dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Porprov.
“Komitmen dan kesiapan daerah menjadi faktor penting dalam kesuksesan Porprov. Kota Solok menunjukkan keseriusan yang kuat. Hasil monev ini akan menjadi dasar dalam penetapan final venue Porprov Sumbar XVI 2026,” kata Hamdanus.
Porprov Sumatera Barat XVI Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juni–Juli 2026 dan akan melibatkan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. (*)







