Padang, Kabarins.com — Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (UNU Sumbar) menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir bandang di Kota Padang dengan menyalurkan bantuan serta menjalankan program pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Pada Sabtu, 7 Maret 2026, UNU Sumbar menyalurkan sebanyak 80 paket bantuan sembako kepada warga yang menghuni Hunian Sementara (Huntara) Lubuk Buaya. Bantuan tersebut diberikan oleh tim Program Mahasiswa Berdampak Peduli Bencana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Kelurahan Lubuk Minturun Sungai Lareh.
Selain penyaluran bantuan sosial, program ini juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.
Baca Juga:Pastikan Stabilitas Pangan Pasca Lebaran, Bupati Pasaman Tinjau Gudang Bulog Batuang Baririk
Ketua program, Dr. Zasmeli Suhaemi dari Program Studi Agribisnis, bersama tim yang terdiri dari enam dosen lintas program studi dan sekitar 50 mahasiswa dari 11 program studi, turut aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat tersebut, UNU Sumbar memberikan berbagai pelatihan dan pendampingan, antara lain budidaya maggot, azolla, budidaya ikan dalam ember (budikdamber), hidroponik, serta rehabilitasi kolam ikan air tawar. Selain itu, dilakukan juga penanaman 100 pohon di lokasi terdampak longsor bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.
Program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolam ikan yang sebelumnya tertimbun material longsor kini telah dapat difungsikan kembali. Masyarakat juga mulai mampu memproduksi pakan ternak secara mandiri melalui budidaya maggot dan azolla.
Sementara itu, bagi warga yang tidak lagi memiliki lahan produktif, diberikan alternatif usaha seperti budikdamber dan hidroponik.
Bersama pemerintah kelurahan setempat, UNU Sumbar turut membangkitkan semangat masyarakat untuk kembali produktif pascabencana, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. (*02)
Baca Juga:Dinas Pendidikan Pasaman Raih Juara 1 Lomba Takbiran Idul Fitri 1447 H







