Pasaman, Kabarins.com – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui langkah konkret. Salah satunya dengan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Sikaping, yang berlangsung di Aula BLK Lubuk Sikaping, Selasa (1/4/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka melalui Zoom Meeting oleh Kepala BPVP Padang, Arnov Tri Hartanto, B.Eng., M.Sc., M.Eng. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Dr. Ariswan, Kepala UPTD BLK Lubuk Sikaping, para instruktur, serta 80 peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Arnov Tri Hartanto menegaskan bahwa pelatihan vokasi berbasis kompetensi merupakan salah satu kunci penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
“Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter kerja yang produktif, kreatif, dan mandiri, sehingga mampu bersaing maupun menciptakan peluang usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Dr. Ariswan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam merealisasikan Program Unggulan (Progul) penciptaan 1.000 lapangan kerja.
“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan investasi jangka panjang. Kami berharap para peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan yang membuka lapangan kerja baru di tengah masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga:Bupati Welly Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Perkuat Komitmen Transparansi Keuangan Daerah
Pelatihan yang berlangsung dari 1 hingga 15 April 2026 ini menghadirkan lima kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, yaitu:
Pembuatan adonan ragi dan non ragi
Pemasangan instalasi listrik satu fasa
Menjahit set bedcover lanjutan
Tata rias muslim modifikasi
Cost estimator bidang konstruksi
Kepala UPTD BLK Lubuk Sikaping menjelaskan bahwa seluruh peserta akan mendapatkan pembelajaran komprehensif, mulai dari teori hingga praktik langsung dengan bimbingan instruktur berpengalaman. Selain itu, akan dilakukan tindak lanjut bagi peserta yang telah dinyatakan kompeten, baik melalui penyaluran kerja maupun pendampingan usaha mandiri.
“Kami memastikan lulusan pelatihan ini benar-benar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja maupun usaha mandiri,” jelasnya.
Program pelatihan ini didukung penuh melalui DIPA BPVP Padang dengan total sasaran 256 peserta, yang pelaksanaannya dibagi dalam tiga gelombang (batch) guna menjaga kualitas dan efektivitas pelatihan.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap dapat mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja lokal, mempercepat penyerapan tenaga kerja, serta menekan angka pengangguran. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*02)







