Pasaman, Kabarins.com — Menjelang pelaksanaan Panen Raya Serentak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang dijadwalkan Kamis (15/1/2026), Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Lubuk Sikaping, Resman Hanafi, memastikan kesiapan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam memetik manfaat dari program ketahanan pangan yang dijalankan di lingkungan rutan.
Pada Rabu (14/1/2026), Karutan Resman Hanafi bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke area kebun rutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tanaman menjelang panen, sekaligus menilai efektivitas pelaksanaan program pembinaan kemandirian berbasis pertanian yang dikelola langsung oleh WBP.
Sejumlah komoditas sayuran, seperti kangkung dan bayam, tampak tumbuh subur dan siap dipanen. Hasil tersebut menjadi indikator positif keberhasilan perawatan rutin dan keseriusan WBP dalam mengelola kebun sebagai bagian dari program pembinaan produktif.
Karutan Resman Hanafi menegaskan bahwa program ketahanan pangan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran. “Kebun ini menjadi sarana pembinaan yang mengajarkan keterampilan kerja, kedisiplinan, serta tanggung jawab. Harapannya, WBP memiliki bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di dalam rutan, keterlibatan aktif WBP sejak tahap penanaman hingga panen juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan etos kerja. Program ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Lubuk Sikaping dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.
Dalam peninjauan tersebut, jajaran rutan juga memastikan seluruh sarana pendukung dalam kondisi siap serta pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan aman. Kehadiran pimpinan dan petugas difokuskan sebagai pendamping dan fasilitator, guna menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi WBP.
Melalui momentum Panen Raya Serentak ini, Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping menegaskan bahwa pembinaan kemandirian bukan sekadar program administratif, melainkan upaya nyata dalam membangun keterampilan, kemandirian, dan harapan baru bagi Warga Binaan Pemasyarakatan menuju masa depan yang lebih baik. (Joni)







