Evaluasi Tes Fisik Atlet Jadi Dasar Latihan Pelatprov KONI Sumbar

PADANG, Kabarins.com — Pelaksanaan tes fisik atlet Pelatihan Provinsi (Pelatprov) KONI Sumatera Barat menerapkan _scientific approach_ sebagai landasan utama pembinaan atlet berbasis data dan ilmu keolahragaan.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan program latihan disusun secara objektif, terukur, dan sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

banner 728x90

Koordinator Tes Fisik Pelatprov KONI Sumbar, Dr. Ilham, S.Si., M.Or., mengatakan tes fisik tidak hanya berfungsi sebagai proses seleksi atlet binaan, tetapi juga sebagai pengumpulan data awal kondisi fisik atlet yang akan menjadi dasar penyusunan program latihan jangka menengah dan panjang.

“Melalui tes fisik yang terstandar dan terukur, kita memperoleh data objektif terkait kekuatan, daya tahan, kecepatan, dan power atlet. Data ini menjadi pijakan utama dalam merancang program latihan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dr. Ilham yang juga Dosen Departemen Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang serta Pengurus Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Sumbar menjelaskan, seluruh rangkaian tes dilaksanakan secara sistematis. Mulai dari perencanaan instrumen tes, pelaksanaan di lapangan, hingga analisis awal dan akhir hasil pengukuran.

Hasil tes menunjukkan adanya variasi kondisi fisik atlet antarcabang olahraga. Karena itu, evaluasi pembinaan tidak dapat disamaratakan dan harus disesuaikan dengan karakteristik serta tuntutan fisik masing-masing cabang.

“Pendekatan ilmiah ini memungkinkan pelatih melakukan penyesuaian program latihan berdasarkan data, bukan asumsi. Dengan begitu, risiko kesalahan latihan dapat ditekan dan potensi atlet dapat dioptimalkan,” katanya.

Dr. Ilham menambahkan, tes fisik juga menjadi instrumen evaluasi kinerja pembinaan atlet Sumatera Barat secara menyeluruh. Data yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelatih dan pengurus cabang olahraga dalam meningkatkan kualitas prestasi atlet.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Ilham menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus, Dekan FIK UNP Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., serta Ketua Pelaksana Dr. Risky Syahputra, M.Pd., atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai koordinator tes fisik.

Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, tim tester dari dosen FIK UNP, mahasiswa UKO dan Departemen Kesehatan dan Rekreasi, para pelatih, serta atlet yang telah berkolaborasi sehingga pelaksanaan tes fisik berjalan lancar dan tertib

“Kolaborasi antara akademisi, pelatih, dan organisasi olahraga menjadi kunci keberhasilan pembinaan atlet Sumatera Barat berbasis _sport science_,” pungkasnya.

Seperti diketahui, KONI Sumbar mulai melaksanakan rangkaian Program Pelatprov 2026 sejak awal tahun. Salah satu tahapan adalah pelaksanaan tes berbasis pendekatan ilmiah atau _scientific approach_ terhadap atlet potensial Sumatera Barat.

Sebanyak 180 atlet dari 31 cabang olahraga mengikuti rangkaian tes yang berlangsung sejak Senin (12/1/2026). Tes diawali dengan pemeriksaan kesehatan di

UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) dan Pelatihan Kesehatan (Pelkes) Provinsi Sumatera Barat, Padang.

Dilanjutkan psikotes pada Selasa (13/1), dan diakhiri dengan tes fisik di GOR Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu, 14 Januari. (**)

banner 728x90