Perumda Air Minum Tirta Saiyo Pasaman Luncurkan Whistleblowing System, Perkuat Tata Kelola Bersih dan Transparan

Pasaman, Kabarins.com – Perumda Air Minum Tirta Saiyo Kabupaten Pasaman resmi meluncurkan Whistleblowing System (WBS) sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, akuntabel, dan profesional. Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mencegah praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, serta berbagai bentuk kecurangan (fraud) di lingkungan perusahaan.

Peluncuran WBS disertai dengan sosialisasi bertajuk “Jaga Integritas Perumda” dan kampanye “STOP Korupsi dan Fraud” yang ditujukan kepada seluruh pegawai maupun masyarakat. Melalui sistem ini, setiap pihak yang mengetahui atau menemukan dugaan pelanggaran dapat menyampaikan laporan secara aman melalui saluran resmi yang telah disediakan.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Saiyo Kabupaten Pasaman, Deddy Eka Putra, S.E., menegaskan bahwa kehadiran WBS bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan merupakan implementasi nyata prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat ditentukan oleh integritas seluruh insan perusahaan. Melalui Whistleblowing System ini, kami ingin memastikan Perumda Air Minum Tirta Saiyo terbebas dari praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, maupun berbagai bentuk fraud yang dapat merugikan perusahaan dan masyarakat,” ujar Deddy.

Pengelolaan WBS dipercayakan kepada Kepala Satuan Pengawas Intern (SPI) yang juga menjabat sebagai Ketua WBS, Dean Gusti Wiyono, S.H. (yang akrab di sapa dengan Pablo) Dengan latar belakang di bidang hukum, Dean memimpin penguatan fungsi pengawasan internal melalui pendekatan yang profesional, adaptif, dan berbasis teknologi.

Baca Juga:Kejari Pasaman Usut Dugaan Korupsi Kredit Bank Nagari, Kerugian Rp4,3 Miliar, Kasus Naik Penyidikan

Di bawah koordinasi SPI, layanan WBS telah dikembangkan secara digital sehingga memudahkan masyarakat maupun pegawai dalam menyampaikan laporan. Sistem tersebut dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/wbsperumda atau dengan memindai kode QR yang telah dipasang di sejumlah titik layanan Perumda Air Minum Tirta Saiyo. Setiap laporan akan memperoleh nomor tiket (ticket tracking) sehingga proses penanganannya dapat dipantau secara sistematis.

Dean Gusti Wiyono menjelaskan, WBS dibangun dengan mengedepankan perlindungan terhadap pelapor melalui tiga prinsip utama.

Pertama, kerahasiaan identitas, di mana seluruh data pelapor dijaga secara ketat dan hanya substansi laporan yang menjadi fokus pemeriksaan.

Kedua, perlindungan terhadap pelapor, yakni jaminan bahwa pelapor tidak akan mengalami intimidasi, ancaman, diskriminasi, maupun tindakan balasan (retaliasi) akibat laporan yang disampaikan.

Ketiga, tindak lanjut yang objektif, yaitu setiap laporan yang memenuhi unsur dan didukung bukti awal akan ditindaklanjuti secara profesional, independen, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Manajemen Perumda Air Minum Tirta Saiyo berharap keberadaan WBS mampu memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan perusahaan.

“Kami mengajak seluruh pegawai maupun masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan pelanggaran. Integritas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan air minum yang berkualitas serta perusahaan yang sehat dan berkelanjutan,” demikian pesan manajemen dalam kampanye peluncuran WBS tersebut. (*02)

Baca Juga:Menuju Juara! PS Pemda Pasaman Lolos ke Final Agam Cup II Usai Taklukkan Tuan Rumah Dengan Dkor 2-0