Padang, Kabarins.com – Perjalanan panjang Fajar Fathur Rahman bersama Borneo FC resmi berakhir. Setelah lima musim membela Pesut Etam, pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-23 itu mengumumkan perpisahan melalui akun media sosial pribadinya.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya salah satu fase paling penting dalam karier profesional Fajar di sepak bola nasional. Ia mengakui, meninggalkan klub yang membesarkan namanya sejak usia muda bukan perkara mudah.
“Setelah lima tahun bersama Borneo FC, hari ini menjadi hari terakhir saya menjadi bagian dari klub ini,” tulis Fajar. Ia menyebut Borneo FC telah membentuk mental dan karakternya, dari pemain muda hingga menjadi sosok yang lebih matang secara profesional.
Faktor Keluarga Jadi Alasan Utama
Dalam pernyataannya, Fajar menegaskan bahwa alasan keluarga menjadi faktor utama di balik keputusannya hengkang. Ia mengaku harus keluar dari zona nyaman demi tantangan baru, baik secara pribadi maupun karier.
Langkah ini langsung memicu spekulasi soal klub tujuan berikutnya. Dengan latar belakang keluarga dan faktor geografis, peluang Fajar untuk kembali ke kawasan Indonesia Timur dinilai cukup besar.
Malut United Menguat, Tapi Bukan Satu-satunya Opsi
Salah satu klub yang santer dikaitkan dengan Fajar adalah Malut United. Tim asal Indonesia Timur tersebut disebut membutuhkan tambahan kekuatan di sektor pertahanan, khususnya posisi bek kanan, menyusul cedera yang dialami Fredyan Wahyu.
Selain itu, Malut United juga masih mencari pemain pelapis untuk mendukung Igor Inocêncio di lini belakang. Dengan pengalaman di Liga Indonesia dan fleksibilitas bermain, Fajar dinilai sebagai opsi ideal bagi Laskar Kie Raha.
Rumor ketertarikan Malut United sejatinya sudah muncul sejak menjelang musim Super League 2025/2026. Namun saat itu, negosiasi belum terealisasi karena Fajar masih terikat kontrak dengan Borneo FC hingga Desember 2025. Kini, status bebas transfer membuat peluang tersebut kembali terbuka.
Semen Padang FC Bisa Jadi Kuda Hitam
Meski Malut United menguat, muncul pertanyaan: haruskah Fajar berlabuh ke Maluku Utara? Sejumlah klub lain juga dinilai membutuhkan sosok bek kanan berpengalaman seperti dirinya.
Salah satunya adalah Semen Padang FC. Klub asal Sumatera Barat tersebut disebut tengah bersiap menambah amunisi untuk putaran kedua kompetisi. Pengamat sepak bola Sumatera Barat, Verry Mulyadi, menyebut manajemen Kabau Sirah berpeluang masuk dalam persaingan.
Menurut Verry, peran Penasehat Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, cukup dominan dalam menyiapkan anggaran dan strategi penguatan tim demi menjaga daya saing klub.
“Dengan kebutuhan tim dan pengalaman Fajar, Semen Padang FC tentu bisa menjadi opsi menarik,” ujar Verry, yang juga dikenal sebagai mantan Exco PSSI periode 2016–2019.
Publik Menanti Keputusan Fajar
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Fajar Fathur Rahman maupun klub mana pun terkait kelanjutan kariernya. Namun, dengan status bebas transfer dan kebutuhan sejumlah tim di sektor pertahanan, masa depan pemain kelahiran Manokwari itu dipastikan menjadi salah satu topik panas di bursa transfer.
Ke mana langkah Fajar berikutnya akan berlabuh—Malut United, Semen Padang FC, atau kejutan dari klub lain? Publik sepak bola nasional menanti jawabannya.







