Tanah Datar, Kabarins.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meresmikan Masjid Mustaqim yang berlokasi di Jorong Kubu Rajo, Nagari Limo Kaum, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (31/1/2026). Gubernur memandang keberadaan masjid ini menjadi simbol kuatnya kehidupan beragama masyarakat.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada H. Bakhrial beserta keluarga, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam pembangunan Masjid Mustaqim. Menurutnya, masjid ini tidak hanya sekadar rumah ibadah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kehidupan beragama di Tanah Datar.
“Keberadaan masjid tidak hanya dilihat dari bangunan fisiknya, tetapi dari aktivitas dan kemakmurannya. Saya berharap Masjid Mustaqim ini tidak hanya indah secara fisik, namun juga hidup dengan berbagai kegiatan keagamaan dan jamaah yang aktif,” ujar Mahyeldi.
Gubernur menyebutkan hingga saat ini, Kabupaten Tanah Datar memiliki ketersediaan rumah ibadah yang sangat memadai. Berdasarkan data yang diterimanya, terdapat 339 masjid dan 929 musala, atau total 1.268 rumah ibadah yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Datar.
BACA JUGA : Menteri PU : Pemerintah Pusat Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumbar
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Datar, Elizar yang hadir mewakili Bupati Tanah Datar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Mustaqim. Ia berharap masjid ini benar-benar menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat.
“Masjid harus menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Donatur pembangunan masjid, H. Bakhrial menyampaikan Masjid Mustaqim dibangun dengan anggaran hampir Rp8 miliar dan diselesaikan dalam waktu hampir satu tahun, guna menunjang aktivitas keagamaan masyarakat Nagari Limo Kaum dan sekitarnya.
Peresmian pemanfaatan Masjid Mustaqim ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Sumatera Barat dan disaksikan para tamu undangan. Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Gubernur Sumbar sekaligus mantan Menteri Dalam Negeri Dr. H. Gamawan Fauzi, Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar, unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Datar, tokoh agama, niniak mamak, serta masyarakat setempat. (Tim)
BACA JUGA : Kadis Pendidikan Pasaman Lakukan Sidak, Tegaskan Sekolah Wajib Tindaklanjuti Hasil Evaluasi







