Pasaman, Kabarins.com — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah. Sidak tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari rapat evaluasi dan penegakan disiplin yang sebelumnya telah digelar bersama jajaran pendidikan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan benar-benar melaksanakan instruksi pembenahan yang telah disampaikan, mulai dari peningkatan kedisiplinan, kebersihan lingkungan sekolah, hingga penguatan manajemen pembelajaran.
Muslim menegaskan, rapat evaluasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan harus diikuti dengan implementasi nyata di lapangan.
“Apa yang sudah disepakati dalam rapat evaluasi harus dijalankan, bukan hanya menjadi catatan. Sekolah wajib berbenah dan menunjukkan perubahan yang bisa dirasakan,” tegas Muslim saat melakukan sidak.
BACA JUGA : Wisuda Tahfiz Angkatan V SMAN 1 Lubuk Sikaping, Cetak Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia
Ia menyampaikan bahwa pembenahan sekolah merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan. Menurutnya, lingkungan sekolah yang tertib, bersih, dan disiplin akan berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik.
“Kami tidak ingin sekolah berjalan apa adanya. Disiplin adalah fondasi utama. Pembenahan ini menyangkut masa depan anak-anak Pasaman,” ujarnya.
Dalam sidak tersebut, Kadisdik juga melakukan pengecekan terhadap kehadiran guru, kondisi sarana dan prasarana, serta kebersihan lingkungan sekolah. Ia mengingatkan bahwa Dinas Pendidikan tidak akan ragu memberikan teguran hingga sanksi kepada sekolah yang mengabaikan instruksi yang telah ditetapkan.
Muslim mengungkapkan, hingga saat ini sidak telah dilaksanakan di lima kecamatan dan akan terus berlanjut hingga menjangkau seluruh 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman. Program pembenahan sekolah ini ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026.
“Sidak ini akan terus kami lakukan secara berkala. Kami ingin memastikan perubahan itu benar-benar terjadi, bukan hanya di atas kertas, agar sekolah menjadi tempat yang nyaman, bersih, dan layak bagi anak-anak kita,” pungkasnya. (Joni)
BACA JUGA : Pemkab Pasaman Matangkan Arah Pembangunan, Bupati Welly Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027







