Tanah Datar, Kabarins.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memantapkan pelaksanaan salah satu program unggulan kepala daerah, yakni pembangunan Nagari Creative Hub (NCH) sebagai pusat pengembangan kreativitas, pelestarian budaya, dan pengungkit ekonomi nagari.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, proses realisasi program tersebut kini memasuki tahapan verifikasi dan klarifikasi lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan kelengkapan administrasi nagari yang diusulkan oleh pemerintah kabupaten dan kota.
Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Usama Putra, menjelaskan bahwa pembangunan NCH menjadi prioritas strategis dalam memperkuat daya saing nagari sekaligus mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru berbasis potensi lokal.
“Program Nagari Creative Hub ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang kami ampu. Tahun ini ditargetkan pembangunan 10 unit NCH,” ujarnya saat melakukan peninjauan lapangan di Kabupaten Tanah Datar.
Ia menyebutkan, saat ini DPMD tengah melakukan verifikasi faktual terhadap usulan yang masuk dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Dari total 28 permohonan yang diajukan, sebanyak 21 nagari dinyatakan lengkap secara administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap verifikasi lapangan.
“Yang kami lakukan sekarang adalah mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil di lapangan. Verifikasi ini penting agar pembangunan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
BACA JUGA:DPRD Pasaman Perkuat Kemitraan dengan Media, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan 2026
Di Kabupaten Tanah Datar, terdapat dua nagari yang masuk tahap verifikasi lapangan, yakni Nagari Sungayang dan Nagari Padang Gantiang. Sementara itu, Nagari Pangian telah lebih dahulu ditetapkan sejak tahun sebelumnya.
Salah satu aspek krusial dalam proses verifikasi adalah ketersediaan lahan. Tim memastikan adanya lahan seluas sekitar 800 hingga 1.000 meter persegi yang berstatus jelas, bebas sengketa, dan siap dibangun.
Ke depan, lahan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang mencakup Medan Nan Bapaneh, Medan Nan Balinduang, Teras Nagari, serta Lapau Nagari, yang difungsikan sebagai pusat interaksi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
“Harapannya, NCH tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik, tetapi menjadi pusat peradaban nagari dan motor penggerak ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” tegas Yozarwardi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Tanah Datar, Herison, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan langkah cepat DPMD Provinsi Sumatera Barat.
“Kami sangat menyambut baik dan siap mendukung penuh proses verifikasi ini. Bagi kami, Nagari Creative Hub adalah investasi masa depan bagi generasi muda nagari,” ungkapnya.
Ia juga memastikan pemerintah nagari yang masuk tahap verifikasi telah diinstruksikan untuk menyiapkan seluruh persyaratan administrasi dan fisik lahan secara clear and clean, sesuai arahan Bupati Tanah Datar. (02)
BACA JUGA:Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds







