Pasaman, Kabarins.com — Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disembelih di Masjid Raya Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, pada momentum Iduladha 1447 Hijriah, dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Bantuan hewan kurban dari Presiden RI tersebut disambut antusias masyarakat Pauh, Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman. Warga memadati area masjid untuk menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung khidmat.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pasaman Asrial Arfandi Hasan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kominfo Pasaman Fatrizon, serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Welly menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Pasaman melalui bantuan hewan kurban tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia. Bantuan ini bukan sekadar hewan kurban, tetapi juga bentuk perhatian, kepedulian, dan kasih sayang Presiden kepada masyarakat Pasaman,” ujar Welly.
Baca Juga:Lambo, Sapi Kurban 1,2 Ton Milik Wagub Sumbar Hebohkan Warga Pelosok Pasaman
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat pada momentum Hari Raya Iduladha menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pasaman, khususnya warga Alahan Mati. Ia menilai bantuan tersebut merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah pusat hingga ke daerah.
“Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan niat tulus Bapak Presiden. Masyarakat Pasaman merasa sangat tersentuh dan bangga atas perhatian yang diberikan,” tambahnya.
Prosesi penyembelihan turut disaksikan tokoh masyarakat, pengurus masjid, unsur pemerintah kecamatan, serta masyarakat setempat yang hadir memadati lokasi kegiatan.
Pada kesempatan itu, Bupati Welly juga mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat persatuan, semangat berbagi, serta menanamkan nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita jadikan Iduladha 1447 Hijriah sebagai momentum mempererat persatuan dan kesatuan, serta belajar tentang pengorbanan dan keikhlasan demi mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan,” tutupnya. (*02)





