Ambun Waterpark Jadi Destinasi Wisata Terintegrasi Unggulan Pasaman

Pasaman, Kabarins.com — Momentum bulan suci Ramadan hingga libur Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai titik awal kebangkitan sektor pariwisata di Kabupaten Pasaman. Salah satu destinasi yang menunjukkan geliat positif adalah Ambun Waterpark yang berlokasi di Lubuk Sikaping.

Selama Ramadan, pengelola Ambun Waterpark menghadirkan paket berbuka puasa spesial yang menyasar keluarga, komunitas, serta instansi pemerintah dan swasta. Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbuka puasa dengan suasana berbeda, memadukan keindahan alam perbukitan dengan fasilitas kafe dan resto yang nyaman.

banner 728x90

Konsep berbuka puasa di ruang terbuka dengan nuansa alami menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menawarkan alternatif baru bagi masyarakat Pasaman dan daerah sekitar dalam menikmati momen kebersamaan selama Ramadan.

Memasuki libur Idulfitri, pengelola memastikan wahana waterpark kembali beroperasi mulai hari kedua Lebaran. Momentum ini diproyeksikan menjadi magnet kunjungan wisatawan lokal maupun perantau yang pulang kampung ke Pasaman. Peningkatan standar keamanan dan kenyamanan juga terus dilakukan demi memastikan pengalaman rekreasi yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pengunjung.

Lebih dari sekadar tempat rekreasi air, Ambun Waterpark kini diproyeksikan berkembang menjadi destinasi wisata terintegrasi pertama di Kabupaten Pasaman. Konsep yang dikembangkan mencakup waterpark, kafe dan resto, camping area, hingga berbagai aktivitas rekreasi luar ruang yang ramah keluarga dan komunitas.

BACA JUGA:Jumat Berkah Rutan Lubuk Sikaping: Aksi Donasi Pegawai Perkuat Kepedulian Sosial

Penguatan kawasan turut ditandai dengan pengembangan Ambun Glamping yang saat ini tengah dipersiapkan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mempertegas posisi kawasan Ambun sebagai destinasi wisata unggulan yang memadukan rekreasi, budaya, dan alam.

Kawasan tersebut juga dirancang sebagai ruang kolaborasi berbagai kegiatan, mulai dari event budaya, pertunjukan seni tradisional, festival UMKM, hingga aktivitas komunitas kreatif. Dengan demikian, kawasan Ambun tidak hanya berfungsi sebagai lokasi wisata, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan konsep wisata terintegrasi, Teluk Ambun diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal. Pengembangan kawasan ini membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM serta menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

Selain pengembangan fasilitas utama, kawasan Ambun juga tengah membangun sirkuit grasstrack yang diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan event otomotif tingkat daerah hingga regional. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperluas segmentasi pengunjung, khususnya dari kalangan komunitas otomotif dan generasi muda.

Tak hanya itu, pengembangan Agro Wisata Ambun Jaya turut menjadi bagian dari konsep besar wisata terintegrasi. Kawasan ini akan menawarkan pengalaman edukasi berbasis pertanian yang dipadukan dengan rekreasi keluarga, sekaligus memperkuat identitas Ambun sebagai destinasi yang menghadirkan nilai hiburan, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Momentum Ramadan dan Idulfitri tahun ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan wajah baru Teluk Ambun sebagai ikon wisata Pasaman yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing. (*02)

BACA JUGA:Antisipasi Kemacetan saat Masa Libur Lebaran, Gubernur Turun Langsung Cek Kesiapan Jalur Alternatif

banner 728x90