Padang,Kabarins.com – H. Verry Mulyadi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ikatan Keluarga Wartawan Sumatera Barat (IKW) untuk melegalkan organisasi tersebut agar memiliki badan hukum resmi. Menurutnya, legalitas menjadi hal penting agar organisasi memiliki kekuatan hukum yang jelas serta mampu memberikan perlindungan kepada seluruh anggotanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pernyataan tersebut disampaikan Verry Mulyadi yang juga menjabat sebagai Pemuda Pancasila Sumatera Barat dan anggota DPRD Provinsi Sumbar, saat berdiskusi santai bersama sejumlah jurnalis media online di sebuah lapau di Kota Padang. Dalam suasana hangat sambil menikmati Teh Talua, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan organisasi wartawan hingga peran pers dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Baca Juga :
“Langkah IKW untuk berbadan hukum sangat tepat. Dengan legalitas yang jelas, organisasi ini bisa lebih kuat dan anggota yang tergabung akan mendapatkan perlindungan hukum sesuai Undang-Undang,” ujar Verry.
Dalam diskusi tersebut, Verry juga menekankan pentingnya peran insan pers dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. Ia menilai, media memiliki fungsi strategis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengontrol jalannya program pemerintah agar berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Kita sebagai insan pers harus ikut mengawal program pemerintah. Kontrol sosial sangat penting agar pelaksanaan di lapangan berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Verry menjelaskan bahwa dalam tahap tanggap darurat, pemerintah memang dituntut untuk bergerak cepat. Oleh karena itu, metode pelaksanaan di lapangan sering kali disederhanakan agar penanganan bisa segera dilakukan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
“Dalam kondisi darurat, langkah cepat itu penting. Metode pelaksanaan dibuat lebih sederhana agar bantuan bisa segera dirasakan masyarakat. Namun, untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, tentu harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan desain yang sesuai standar, terutama untuk proyek Sumber Daya Air,” jelasnya.
Ia juga berharap agar anggaran untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dicairkan oleh pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Menurutnya, ketersediaan anggaran menjadi kunci utama agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Verry Mulyadi juga diminta untuk menjadi pembina IKW Sumatera Barat. Ia menyambut baik permintaan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi dalam pengembangan organisasi, khususnya dalam peningkatan kapasitas jurnalis.
“Jika kita memiliki niat yang sama, saya siap mendukung peningkatan kualitas jurnalis. Salah satunya melalui pelatihan dan bimbingan teknis wartawan, termasuk program pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sehingga kita bisa melahirkan insan pers yang berkualitas dan profesional,” tegasnya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh daerah seperti Verry Mulyadi, diharapkan Ikatan Keluarga Wartawan Sumatera Barat dapat segera memiliki legalitas resmi dan menjadi wadah yang kuat dalam meningkatkan profesionalisme jurnalis di Sumatera Barat.
Langkah ini sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi, terutama dalam mendukung pembangunan daerah dan mengawal kepentingan publik secara objektif dan bertanggung jawab.(*01).
Baca Juga :
Menaker Yassierli Imbau WFH 1 Hari per Minggu untuk Hemat Energi, Ini Aturannya






