Prabowonomics Jadi Sorotan, Tawarkan Arah Baru Keluar dari Jebakan Ekonomi Menengah

Padang,Kabarins.com — Konsep Prabowonomics mulai mencuri perhatian publik sebagai pendekatan baru dalam membangun arah ekonomi Indonesia yang lebih mandiri dan berkeadilan.

Baca juga:Prabowo Apresiasi Sukses Haji 2026, Ucapkan Terima Kasih kepada Petugas dan Jemaah Indonesia

Dalam beberapa waktu terakhir, istilah Prabowonomics kian sering diperbincangkan, terutama dalam konteks upaya Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle-income trap.

Konsep ini menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar. Sebaliknya, negara harus hadir secara aktif untuk memastikan arah pembangunan tetap berpihak pada kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat.

Salah satu fokus utama Prabowonomics adalah penguatan sumber daya manusia (SDM). Investasi di sektor pendidikan, kesehatan, serta program sosial dinilai bukan sebagai beban fiskal semata, melainkan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi bangsa.

Selain itu, hilirisasi dan industrialisasi juga menjadi kunci penting. Selama ini, Indonesia dinilai masih terlalu bergantung pada ekspor bahan mentah, sehingga nilai tambah lebih banyak dinikmati oleh negara lain.

Melalui kebijakan hilirisasi, Indonesia diharapkan mampu mengolah sumber daya alam menjadi produk bernilai tinggi, memperkuat industri nasional, sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas dan berkualitas.

Di sisi lain, Prabowonomics juga menegaskan pentingnya peran negara sebagai penggerak pembangunan. Negara tidak hanya berfungsi sebagai regulator, tetapi juga sebagai aktor strategis dalam menjaga keseimbangan ekonomi dan melindungi kepentingan nasional di tengah persaingan global.

Pendekatan ini dinilai sebagai langkah realistis untuk membawa Indonesia menuju kemandirian ekonomi. Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang besar, Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk menjadi negara maju, asalkan dikelola dengan strategi yang tepat.

Baca juga:3.000 Bibit Pisang untuk Rakyat, Verry Mulyadi Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Dengan arah kebijakan yang lebih terstruktur dan berpihak, Prabowonomics diharapkan mampu menjadi fondasi baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*01L)