Unand Padang Survei Aia Manggih Barat, Matangkan Program KKN 2026

Tim survei Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas Padang bersama Wali Nagari Aia Manggih Barat dan perangkat nagari saat melakukan koordinasi terkait persiapan penempatan mahasiswa KKN di Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Kamis (11/6/2026).

Pasaman, Kabarins.com – Universitas Andalas (Unand) Padang melakukan survei lapangan ke Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Jum’at (12/6/2026), sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa.

Kegiatan survei tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah sekaligus mengidentifikasi potensi, permasalahan, dan kebutuhan masyarakat yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja mahasiswa selama menjalankan pengabdian di nagari tersebut.

Beberapa program yang direncanakan dalam pelaksanaan KKN antara lain pengembangan digitalisasi website nagari, pemetaan wilayah rawan bencana dan penyusunan peta evaluasi kebencanaan, serta pengolahan sampah rumah tangga berbasis masyarakat.

Rombongan dari Universitas Andalas disambut langsung oleh Wali Nagari Aia Manggih Barat, Afdel Haq, didampingi Sekretaris Nagari dan perangkat pemerintahan setempat di Kantor Wali Nagari Aia Manggih Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Afdel Haq menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Andalas yang telah memilih Nagari Aia Manggih Barat sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN mahasiswa.

“Kami menyambut baik dan merasa bangga atas kehadiran mahasiswa Universitas Andalas di nagari ini. Program KKN merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendorong pembangunan serta kemajuan nagari,” ujarnya.

Baca Juga:KPK Sumbar Apresiasi Respons Cepat Bupati Pasaman, Atasi Kelangkaan Obat 

Menurutnya, Pemerintah Nagari Aia Manggih Barat siap memberikan dukungan penuh demi kelancaran pelaksanaan program KKN, mulai dari penyediaan data dan informasi yang dibutuhkan, koordinasi dengan masyarakat, hingga menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama mahasiswa melaksanakan pengabdian.

Afdel Haq berharap kehadiran mahasiswa nantinya dapat memberikan kontribusi nyata dalam menggali dan mengembangkan berbagai potensi lokal, khususnya pada sektor pertanian, penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), peningkatan literasi digital masyarakat, serta pemberdayaan generasi muda.

Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan Universitas Andalas menjelaskan bahwa survei awal merupakan tahapan penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi KKN. Melalui kegiatan tersebut, tim dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi geografis, sosial, ekonomi, budaya, serta potensi pengembangan yang dimiliki nagari.

“Data dan informasi yang diperoleh dari hasil survei akan menjadi dasar penyusunan program kerja mahasiswa agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak yang nyata,” jelasnya.

Selain berdiskusi dengan pemerintah nagari, tim survei juga meninjau sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi sasaran program pengabdian mahasiswa. Beberapa sektor yang menjadi perhatian meliputi pengembangan ekonomi masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital, mitigasi bencana, serta pemanfaatan potensi nagari yang berlandaskan kearifan lokal.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah nagari, diharapkan program KKN Universitas Andalas di Nagari Aia Manggih Barat tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek bagi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan program berkelanjutan yang mendukung pembangunan nagari. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam kehidupan bermasyarakat. (*02)

Baca Juga:Bupati Pasaman Sambangi Keluarga Korban Laka Lantas Batu Batindiah, Serahkan Santunan dan Sampaikan Duka Mendalam