Painan, Kabarins.com – Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Keluarga Pesisir Selatan (DPP PKPS) berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi perantau dan masyarakat di kampung halaman melalui pembentukan Koperasi Simpan Pinjam. Program ini menjadi salah satu rekomendasi strategis yang lahir dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PKPS Tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PKPS Bidang Bisnis dan UMKM, Drs. Armen Rachmad, saat penutupan Rakernas I PKPS di Gedung Painan Convention Center (PCC), Painan, Kamis (9/7/2026).
Armen menjelaskan, pembentukan koperasi merupakan tindak lanjut dari hasil pembahasan Bidang Bisnis dan UMKM selama Rakernas. Kehadiran koperasi diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengurus, perantau, maupun masyarakat yang berada di kampung halaman.
“Koperasi ini kami rancang sebagai wadah ekonomi bersama yang profesional, sehat, dan transparan. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan anggota PKPS sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di ranah,” ujar Armen.
Menurutnya, koperasi nantinya tidak hanya menyediakan layanan simpan pinjam, tetapi juga mempermudah akses permodalan bagi anggota yang ingin mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun berbagai usaha produktif lainnya.
Selain itu, koperasi juga diproyeksikan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi keluarga besar PKPS melalui pendampingan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha.
Armen menilai potensi ekonomi masyarakat Pesisir Selatan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sangat besar. Potensi tersebut perlu dihimpun dalam satu wadah yang mampu mengelola kekuatan ekonomi secara kolektif melalui sistem koperasi.
Ia menambahkan, kolaborasi antara perantau dan masyarakat di kampung halaman menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya koperasi, hubungan tersebut diharapkan semakin kuat sekaligus membuka peluang usaha dan investasi baru.
Agar mampu berkembang secara berkelanjutan, pengelolaan koperasi akan menerapkan prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sehingga memperoleh kepercayaan seluruh anggota.
Melalui koperasi ini, pelaku UMKM juga diharapkan memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau sehingga mampu meningkatkan daya saing serta memperluas skala usahanya.
Dalam kesempatan itu, Armen mengajak seluruh pengurus PKPS di berbagai wilayah untuk mendukung pembentukan koperasi sebagai salah satu implementasi nyata hasil Rakernas I PKPS 2026.
Ia optimistis, dengan dukungan seluruh elemen organisasi, koperasi tersebut akan menjadi motor penggerak ekonomi keluarga besar PKPS sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi Kabupaten Pesisir Selatan.
Rakernas I PKPS 2026 yang berlangsung di Gedung PCC Painan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, salah satunya penguatan sektor bisnis dan UMKM melalui pembentukan Koperasi Simpan Pinjam sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi perantau dan masyarakat di kampung halaman.





