DPM Pasaman Monitoring Usaha BUMNag Sentosa Jaya Bersama, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Nagari

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Teddy Martha, bersama Tenaga Ahli Pendamping Desa melakukan monitoring unit usaha peternakan ayam petelur milik BUMNag Sentosa Jaya Bersama di Nagari Cubadak Tengah, Kecamatan Duo Koto, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan Pendapatan Asli Nagari, serta mendorong pengelolaan BUMNag yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Pasaman, Kabarins.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman bersama Tenaga Ahli Pendamping Desa melakukan monitoring terhadap unit usaha peternakan ayam petelur milik BUMNag Sentosa Jaya Bersama di Nagari Cubadak Tengah, Kecamatan Duo Koto. Kegiatan ini dilaksanakan usai pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan nagari se-Kecamatan Duo Koto.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Teddy Martha, mengatakan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pengelolaan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik sekaligus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, unit usaha peternakan ayam petelur yang dikelola BUMNag Sentosa Jaya Bersama memiliki potensi besar sebagai penopang ketahanan pangan nagari. Selain menyediakan sumber protein bagi masyarakat, usaha tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Nagari (PANag), membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Kursi Roda, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Kurang Mampu

“BUMNag harus menjadi motor penggerak ekonomi nagari. Pengelolaan usaha yang profesional akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemandirian nagari,” ujar Teddy Martha.

Ia menegaskan, keberhasilan sebuah BUMNag tidak semata-mata diukur dari besarnya skala usaha, tetapi juga dari kualitas tata kelola yang diterapkan. Oleh karena itu, setiap aktivitas usaha harus dikelola secara profesional dengan mengedepankan tertib administrasi, tertib keuangan, transparansi, akuntabilitas, serta berpedoman pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.

DPM Kabupaten Pasaman berkomitmen terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada seluruh BUMNag agar mampu berkembang secara berkelanjutan, inovatif, dan memiliki daya saing dalam mengelola potensi ekonomi nagari.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, pengurus BUMNag, serta pendamping desa, diharapkan BUMNag Sentosa Jaya Bersama dapat terus tumbuh menjadi contoh pengelolaan usaha nagari yang sukses, produktif, dan mampu memperkuat ekonomi lokal menuju nagari yang mandiri, maju, dan sejahtera. (*02)

Baca Juga:Pasaman Dukung LP2B, Sumbar Jadi Provinsi Pertama Tuntaskan Kesepakatan Lahan Pertanian