Pasaman, Kabarins.com – Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Kabupaten Pasaman kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter melalui kegiatan pembayatan kenaikan sabuk yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Pasaman, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 karateka yang telah dinyatakan memenuhi syarat untuk naik tingkat. Prosesi pembayatan menjadi tahapan penting dalam perjalanan seorang karateka, karena bukan sekadar pergantian warna sabuk, tetapi juga simbol bertambahnya tanggung jawab, kedisiplinan, serta kematangan sikap dalam mengamalkan nilai-nilai karate.
Pembayatan kenaikan sabuk menjadi bagian dari sistem pembinaan berjenjang yang diterapkan INKANAS Pasaman untuk mengukur perkembangan teknik, fisik, mental, dan karakter setiap karateka.
Komisi Teknis (Komtek) INKANAS Pasaman, AIPTU Doni Prhadi Putra, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap sabuk yang dikenakan memiliki makna dan kehormatan yang harus dijaga.
Baca Juga:PBVSI Pasaman Mulai Seleksi Atlet, Bidik Prestasi Maksimal di Porprov Sumbar 2026


“Sabuk adalah marwah dari tingkatan seorang karateka. Setiap kohai harus mampu menjaga kehormatan sabuk yang disandangnya dengan sikap, perilaku, dan prestasi yang baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ilmu bela diri bukanlah alat untuk menunjukkan kekuatan ataupun melakukan tindakan yang merugikan orang lain.
“Ilmu karate tidak boleh digunakan untuk membully ataupun melakukan kejahatan. Sebaliknya, karate harus menjadi bekal untuk melindungi diri, menolong sesama, serta membela kebenaran dengan penuh tanggung jawab,” tegas Doni.
Menurutnya, pembinaan karate tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi di arena pertandingan, tetapi juga membentuk pribadi yang berintegritas, disiplin, rendah hati, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melalui kegiatan pembayatan ini, INKANAS Kabupaten Pasaman berharap lahir karateka-karateka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan moral, sehingga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat serta mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang. (*02)





