PADANG PANJANG, Kabarins.com – Masa depan Sumatera Barat (Sumbar) tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun kemajuan teknologi, tetapi terutama oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengajak para pemuda untuk terus membangun karakter, memperkuat keimanan, serta meningkatkan daya saing agar mampu menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan di masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan motivasi kepada ratusan peserta Youth Smart Camp Sumatera Barat di Auditorium MiFan Padang Panjang, Sabtu (27/6/2026).
Di hadapan para peserta, Mahyeldi menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset paling berharga bagi daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan pada masa mendatang bergantung pada sejauh mana pemuda mampu mempersiapkan diri menjadi pribadi yang berintegritas, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Hari ini saya berdiri di hadapan kalian bukan untuk melihat siapa yang paling pintar atau paling berprestasi. Saya ingin melihat harapan, karena masa depan Sumatera Barat sedang duduk di ruangan ini. Kalianlah yang akan membawa perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” ujar Mahyeldi.
Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh profesi ataupun jabatan yang diraih, melainkan dari besarnya manfaat yang diberikan kepada orang lain. Karena itu, generasi muda perlu membangun karakter yang kuat, menjunjung tinggi kejujuran, memiliki kepedulian sosial, serta tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.
Menurut Mahyeldi, derasnya arus informasi dan media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda. Tidak sedikit anak muda yang kehilangan rasa percaya diri karena terlalu sering membandingkan dirinya dengan orang lain, padahal setiap orang memiliki potensi dan jalan hidup yang berbeda.
Baca Juga:Bupati Welly Dijadwalkan Tutup Kejurda FORKI Sumbar, Ketua FORKI DKI Jakarta Hadir
Karena itu, ia menilai Youth Smart Camp menjadi wadah yang tepat bagi para peserta untuk mengenali potensi diri, memperkuat karakter, sekaligus menemukan arah hidup yang ingin dicapai.
“Setiap orang memiliki waktunya masing-masing. Yang terpenting bukan siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang terus bertumbuh. Jangan berhenti belajar, jangan berhenti mencoba, dan jangan pernah berhenti percaya bahwa Allah menciptakan setiap manusia dengan tujuan yang baik,” katanya.
Mahyeldi juga mengajak generasi muda memanfaatkan bonus demografi Indonesia sebagai peluang untuk melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu membawa kemajuan daerah dan bangsa. Ia pun kemudian mengutip hadis Syababu al-yaum rijalu al-ghad yang bermakna pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan.
Selain itu, Mahyeldi mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Kahfi ayat 13–14 yang menggambarkan bahwa perubahan besar dalam sejarah lahir dari tangan para pemuda yang memiliki keimanan, keberanian, dan keteguhan dalam memperjuangkan kebaikan.
Mengakhiri arahannya, Mahyeldi berharap seluruh peserta menjadikan Youth Smart Camp sebagai momentum untuk memperkuat keyakinan terhadap potensi diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Rumah Maha Bahagia Bersama, panitia, fasilitator, para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Youth Smart Camp Sumatera Barat. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya generasi muda Sumbar yang beriman, percaya diri, berkarakter, memiliki visi yang jelas, serta siap menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan. (*02)
Baca Juga:Darmawanita BPBD Pasaman Perkuat Wawasan Lewat Simulasi dan Materi Penanggulangan Bencana





