Bangun Kemandirian Ekonomi Pemuda, Disparporabud Pasaman Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Asisten II Kabupaten Pasaman Joko Rifanto bersama Kepala Disparporabud Pasaman Arma Putera, jajaran Disparporabud, narasumber dan peserta saat pembukaan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda se-Kabupaten Pasaman di Wisma Murni, Lubuk Sikaping, Selasa (29/9/2026).

Pasaman, Kabarins.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) terus mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri, kreatif dan mampu menciptakan peluang ekonomi melalui penguatan kapasitas kewirausahaan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kewirausahaan Pemuda se-Kabupaten Pasaman yang dilaksanakan selama dua hari, 29–30 September, bertempat di Wisma Murni, Lubuk Sikaping. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Asisten II Kabupaten Pasaman, Joko Rifanto. Kegiatan turut dihadiri Kepala Disparporabud Pasaman Arma Putera, Sekretaris Disparporabud Raski Fitra, Kabid Pemuda dan Olahraga Herlinda, para peserta, serta sejumlah narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai wawasan dan keterampilan kewirausahaan, mulai dari membangun motivasi dan kreativitas, mengembangkan inovasi, hingga kemampuan merencanakan dan mengembangkan usaha.

Pelatihan ini tidak semata-mata diarahkan untuk mendorong pemuda menjadi pelaku usaha, tetapi juga membangun mindset kewirausahaan agar generasi muda mampu melihat potensi di lingkungan sekitarnya sebagai peluang yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif.

Kepala Disparporabud Pasaman, Arma Putera, yang juga menjadi salah seorang narasumber, memaparkan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda. Menurutnya, pemuda perlu dibekali pengetahuan, keterampilan, kreativitas dan keberanian untuk mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga mampu menciptakan usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Pelatihan tersebut juga diarahkan untuk mendorong tumbuhnya wirausaha muda yang mandiri, produktif dan berdaya saing, sekaligus membuka ruang bagi pemuda untuk menciptakan lapangan pekerjaan, baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat di sekitarnya.

Berdasarkan materi kegiatan, pelatihan kewirausahaan pemuda memiliki sejumlah tujuan, di antaranya meningkatkan pengetahuan dan wawasan kewirausahaan, menumbuhkan motivasi, kreativitas dan inovasi, serta meningkatkan keterampilan pemuda dalam merencanakan, memulai dan mengembangkan usaha.

Selain Arma Putera, kegiatan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Wahyuni Endila, S.S., M.Hum., dosen STAI Lubuk Sikaping; Nurlan, S.Ag., pelaku ekonomi kreatif; Bambang Wisanggeni, ST., MM., BLK Lubuk Sikaping; serta Linda Fitranil, SS., MM., pelaku ekonomi kreatif.

Keterlibatan para narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas kepada peserta, tidak hanya mengenai teori kewirausahaan, tetapi juga pengalaman praktis dalam mengembangkan usaha dan memanfaatkan potensi ekonomi kreatif.

Melalui kegiatan ini, Disparporabud Pasaman berharap semakin banyak pemuda yang memiliki keberanian untuk memulai usaha, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta menjadikan kreativitas dan inovasi sebagai modal dalam membangun kemandirian ekonomi.

Pada akhirnya, penguatan kewirausahaan pemuda diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan terbukanya lapangan kerja di Kabupaten Pasaman. (*02).