Mentawai, Kabarins.com — Tim judo Kabupaten Pasaman tampil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Tak hanya merebut satu medali emas, judo Pasaman juga menambah satu perak dan dua perunggu dalam pertandingan yang digelar Selasa (7/10).
Medali emas dipersembahkan pasangan Dina Silviana dan Olivia Putri Adisy dari nomor Ju No Kata. Tampil dengan performa terbaik, pasangan atlet Pasaman tersebut mengumpulkan 294 poin sekaligus menempatkan mereka di posisi teratas.
Perolehan tersebut mengungguli empat daerah lainnya. Kabupaten Tanah Datar berada di posisi berikutnya dengan 259,5 poin, disusul Kabupaten Kepulauan Mentawai 255 poin, Kota Bukittinggi 249,5 poin, dan Kota Padang 55,75 poin.
Keberhasilan Dina dan Olivia menjadi salah satu capaian penting bagi kontingen Pasaman pada Porprov XVI Sumbar. Apalagi, tim judo tidak berhenti pada raihan emas. Tiga atlet lainnya turut menyumbangkan medali dari nomor berbeda.
Adam Firman mengamankan medali perak pada kelas +100 kilogram putra. Sementara dua medali perunggu masing-masing diraih Gientha Alia Deha pada kelas -100 kilogram putra dan Devita Lira Oktavani pada kelas -78 kilogram putri.
Ketua Umum Pengcab Judo sekaligus Pelatih Kabupaten Pasaman, AKP (Purn) Syafrizal, S.H., bersama AKP Yeni Roza dan Oktariza Rispa Nugraha, S.H., mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil membawa nama Pasaman.
Syafrizal mengatakan, keberhasilan meraih emas pada nomor Ju No Kata diharapkan menjadi pemacu semangat bagi atlet Pasaman lainnya yang masih menjalani pertandingan.
“Raihan medali emas pada nomor Ju No Kata oleh Dina Silviana dan Olivia Putri Adisy ini menjadi motivasi besar bagi rekan-rekan atlet yang akan menjalani pertandingan berikutnya,” ujar Syafrizal.
Menurut dia, perjuangan kontingen Pasaman masih berlanjut. Tim judo maupun atlet dari cabang olahraga lainnya diharapkan dapat terus menambah perolehan medali hingga seluruh rangkaian Porprov XVI Sumbar 2026 berakhir.
Syafrizal juga menyampaikan optimisme bahwa capaian tersebut dapat menjadi tambahan energi bagi para atlet Pasaman untuk menghadapi pertandingan berikutnya.(*02)





