Laporkan Ke Presiden Prabowo,TNI & Polri Kerjakan Ratusan Titik Sumur Bor Air Bersih di Aceh Tamiang, dengan Reverse Osmosis (RO) penjernih air

Aceh Tamiang, Kabarins.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyelesaikan pengerjaan 129 titik penyediaan air bersih di Kabupaten Aceh Tamiang disampaikan Jendral Maruli dan juga Polri juga mengerjakan Ratusan Sumur Bor. Program ini dilaksanakan secara simultan melalui koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan aparat kepolisian, sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Pengerjaan lapangan dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas. Personel Polri bertanggung jawab pada pembersihan areal dan Jalan sehingga sumur bor cukup kedalaman  20 hingga 30 meter, sementara Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menangani pekerjaan utama dengan jangkauan kedalaman 100 hingga 200 meter, yang bisa untuk Air Minum  dan juga pengerjaan instalasi sumber air.

banner 728x90

Prabowo Terkejut Biaya Sumur Bor Relatif Murah

Dalam peninjauan program tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut dengan efisiensi anggaran pembangunan sumur bor. Biaya yang dikeluarkan untuk satu titik sumur bor berkisar antara Rp150 juta hingga Rp180 juta, termasuk ongkos pengerjaan di lapangan.

“Harganya relatif murah, apalagi sudah termasuk biaya kerja sekaligus,” ujar Presiden Prabowo.

jangan – Jangan tentara mengerjakan tidak di gaji seloroh Presiden dengan nada bercanda.

Baca Juga :

Malam Tahun Baru di Lokasi Bencana, Presiden Prabowo Ajak Warga Berdoa dan Bangkit Bersama

Satgas Kuala Dibentuk, Fokus Pemanfaatan dan Penjernihan Air

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak untuk membentuk Satgas Kuala yang akan bekerja dalam dua komposisi utama.

Pertama, pendalaman kawasan Kuala untuk memastikan ketersediaan dan keberlanjutan sumber air. Kedua, pemanfaatan air Kuala, termasuk peningkatan kualitas air agar layak digunakan masyarakat.

Air yang tersedia di kawasan Kuala akan dinaikkan kualitasnya melalui water treatment system, sehingga air keruh dapat diolah menjadi air jernih dan aman digunakan.

Operasi Dimulai Dua Pekan, RO Penjernih Air Dikirim

Satgas Kuala dijadwalkan mulai operasional dalam dua pekan ke depan dan akan bekerja hingga wilayah Kuala Simpang. Untuk mendukung percepatan, unit Reverse Osmosis (RO) penjernih air telah dikirim ke lokasi.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan diperkuat oleh penjelasan Kepala BNPB Pusat, yang memastikan kesiapan alat dan personel di lapangan.

Program penyediaan air bersih ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh Tamiang sekaligus menjadi model sinergi efektif antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam menangani kebutuhan dasar rakyat. ( *01 ).

Baca Juga :

Akhiri 2025, Presiden Prabowo Tinjau Langsung Pemulihan Banjir di Sumatra

banner 728x90