Sleman, Kabarins.com – Semen Padang FC sukses memetik kemenangan krusial dalam laga tandang rasa kandang melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Tim berjuluk Kabau Sirah ini berhasil membungkam tuan rumah dengan skor meyakinkan 0-2.
Kemenangan ini membawa Semen Padang merangkak naik ke peringkat 16 klasemen sementara dengan torehan 20 poin. Angka ini menyamai poin Persijap Jepara yang juga dijadwalkan melakoni pertandingan pada hari yang sama.
Analogi ‘Mercedes Benz’ dari Coach Imran
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengungkapkan rasa bangganya atas performa anak asuhnya. Namun, ia juga memberikan catatan penting mengenai pengembangan skuad ke depannya.
Kepada awak media Kabarins.com, Imran memberikan perumpamaan unik terkait kondisi tim saat ini.
“Klub ini ibarat mobil Mercedes Benz. Kalau diberi bensin subsidi, tentu pembakarannya kurang maksimal. Kedepannya, dengan pemain berkualitas seperti ini, Insya Allah akan kita upgrade lagi. Kami mohon dukungan manajemen untuk mewujudkan hal ini,” ujar Imran.
Sinergi Manajemen dan Mentor Primavera
Di sisi lain, Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan tim demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pria yang akrab disapa Bang Levy ini mengaku banyak belajar dari sosok senior di manajemen.
“Kekompakan tim ini perlu kita rawat. Alhamdulillah, saya senang didampingi Uda Verry Mulyadi yang banyak memberi masukan berharga tentang pembinaan tim agar menjadi klub yang tangguh. Beliau membagikan ilmu-ilmu non-teknis yang sangat bermanfaat,” tutur Braditi.
Terkait aspek teknis, Bang Levy membocorkan agenda besar untuk jajaran pelatih. Yeyen Tumena dan Imran Nahumarury dijadwalkan akan melakukan silaturahmi kepada sosok guru yang merupakan pelatih mereka semasa di program Primavera dahulu.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan suntikan strategi dan mentalitas baru bagi tim agar Semen Padang FC tetap eksis dan bertahan di Liga 1 musim depan.







