Bupati Pasaman Tinjau Progres Pemasangan Jembatan Bailey di Sungai Lasi Mapat Tunggul

Pasaman, Kabarins.com — Bupati Pasaman, Welly Suhery, didampingi Asisten Setda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Khairuddin Batubara, perwakilan BPBD, serta Camat Mapat Tunggul, melakukan kunjungan kerja ke Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, untuk meninjau langsung progres pemasangan Jembatan Bailey di Sungai Lasi.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam memastikan percepatan pemulihan akses transportasi masyarakat pascabencana yang sebelumnya memutus jalur penghubung vital antarwilayah.

banner 728x90

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Pasaman, Khairuddin Batubara, menjelaskan kepada awak media bahwa Jembatan Bailey dengan panjang bentang sekitar 30 meter tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum, yang pelaksanaan pemasangannya dilakukan melalui kerja sama dengan TNI.

“Jembatan Bailey ini dibangun sebagai pengganti jembatan limpasan (limpas) yang sebelumnya hanyut akibat derasnya arus Sungai Lasi karena tingginya curah hujan. Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi masyarakat, baik untuk akses ke pusat pemerintahan nagari, fasilitas kesehatan, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi menuju pasar Muara Tais,” jelas Khairuddin.

Akibat rusaknya jembatan lama, aktivitas dan mobilitas masyarakat sempat terhenti karena terputusnya jalur transportasi utama yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan warga setempat. Berdasarkan informasi dari pihak pelaksana di lapangan, progres pemasangan Jembatan Bailey saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan rampung hingga akhir bulan ini.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, berharap pengerjaan jembatan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Kita berharap pengerjaannya selesai tepat waktu agar aktivitas masyarakat kembali normal,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan harapannya agar Kementerian PUPR terus memberikan dukungan dan bantuan infrastruktur kepada Kabupaten Pasaman, mengingat masih banyak daerah yang membutuhkan pembangunan dan penggantian jembatan, baik Jembatan Bailey, jembatan Aramco, jembatan gantung, maupun jembatan permanen.

“Infrastruktur jembatan sangat menentukan kelancaran akses masyarakat ke layanan kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta pelayanan administrasi pemerintahan. Ini menjadi kebutuhan mendesak yang terus kami perjuangkan,” tutup Welly Suhery. (Joni)

banner 728x90