Tekankan Sekolah ‘BANGKIT’, Ini Pesan Penting Kadisdik Pasaman untuk 90 Kepsek Baru

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, S.Pd., M.Pd., memberikan pembekalan kepada 90 kepala sekolah SD dan SMP yang baru dilantik di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Senin (20/7/2026). Pembekalan menitikberatkan pada penguatan kepemimpinan pembelajaran, tata kelola sekolah, regulasi pendidikan, komunikasi publik, dan transformasi digital.

Pasaman, Kabarins.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, S.Pd., M.Pd., memberikan pembekalan kepada 90 kepala sekolah yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kegiatan tersebut dilaksanakan usai prosesi pelantikan di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Senin (20/7/2026), sebagai bekal awal dalam menjalankan tugas kepemimpinan di satuan pendidikan.

Peserta pembekalan terdiri dari kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan memimpin sekolah di berbagai wilayah Kabupaten Pasaman.

Dalam arahannya, Muslim menegaskan bahwa kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pengelola administrasi, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran (learning leader) yang bertanggung jawab meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

“Kepala sekolah bukan sekadar manajer administratif, melainkan seorang pemimpin akademis atau learning leader yang mampu menggerakkan seluruh potensi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Muslim.

Menurutnya, pembekalan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, membangun kesiapan mental, sekaligus membekali kepala sekolah dengan kemampuan manajerial yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas.

Dalam materi pembekalan, Kadisdik Pasaman menekankan lima poin utama.

Pertama, penguatan pemahaman terhadap kebijakan dan regulasi pendidikan. Kepala sekolah diminta memahami Standar Pelayanan Minimal (SPM), pengelolaan Dana BOS/BOSP secara transparan dan akuntabel, serta implementasi Kurikulum Nasional beserta sistem asesmennya.

Baca Juga:Panen Semangka, Rutan Lubuk Sikaping Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian WBP

Kedua, penguatan kepemimpinan pembelajaran. Kepala sekolah diharapkan melaksanakan supervisi akademik secara konstruktif untuk meningkatkan kompetensi guru, mengaktifkan Komunitas Belajar (Kombel), serta memanfaatkan data Rapor Pendidikan sebagai dasar peningkatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter peserta didik.

Ketiga, peningkatan tata kelola sekolah dan sumber daya manusia. Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) harus berbasis data dan kebutuhan prioritas, disertai kemampuan membangun kerja sama tim, mengelola konflik, serta menciptakan lingkungan sekolah yang BANGKIT, yakni Bersih dan Tertata, Aman dan Nyaman dari perundungan maupun kekerasan, Gembira dan Menyenangkan, serta Kompetitif, Kreatif, dan Inovatif.

Keempat, penguatan komunikasi publik dan kemitraan. Kepala sekolah diminta membangun hubungan yang harmonis dengan komite sekolah, orang tua siswa, dan Dinas Pendidikan, sekaligus memiliki kemampuan mengelola komunikasi saat menghadapi isu-isu yang berkembang di lingkungan sekolah.

Kelima, pemanfaatan teknologi digital. Muslim mendorong kepala sekolah mengoptimalkan penggunaan platform Rapor Pendidikan, digitalisasi sistem informasi sekolah, serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan efektivitas administrasi dan layanan pendidikan.

Di akhir pembekalan, Muslim berharap seluruh kepala sekolah yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan bekerja secara profesional sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Ia menegaskan, kepemimpinan kepala sekolah yang berkualitas akan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pasaman sesuai visi pembangunan daerah.

Baca Juga:Lantik 90 Kepsek, Bupati Welly: Jangan Ada Jual Beli Jabatan