Jakarta, Kabarins.com – Drama volatilitas tinggi mewarnai lantai bursa pada perdagangan sesi pertama, Selasa (3/2/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terperosok ke zona merah dengan koreksi tajam hingga lebih dari 1 persen di awal pembukaan, berhasil melakukan manuver pembalikan arah (rebound) yang impresif dalam waktu singkat.
Tidak sampai satu jam perdagangan berjalan, arus modal masuk membanjiri pasar dan membalikkan keadaan. IHSG menutup sesi pertama dengan lonjakan optimis sebesar 1,57 persen, parkir di level aman 8.047,22. Pesta kenaikan ini dimotori oleh barisan saham berkapitalisasi besar. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) memimpin sebagai penyumbang poin terbesar yakni 23,2 poin, disusul oleh raksasa otomotif PT Astra International Tbk (ASII) dengan 13,54 poin. Tak ketinggalan, emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), turut menjadi bahan bakar utama kenaikan indeks dengan kontribusi 7,48 poin, bersama dengan DSSA dan Merdeka Gold (EMAS) yang juga kompak menghijau.
Baca Juga: Gubernur Mahyeldi: Rakornas Momentum Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Kebangkitan IHSG ini seirama dengan euforia yang sedang melanda bursa saham Asia. Mayoritas indeks regional terpantau pesta pora; Nikkei 225 Jepang meroket 4 persen, sementara Kospi Korea Selatan melesat lebih agresif hingga 5,45 persen. Chris Weston, Kepala Riset Pepperstone Group, menilai fenomena ini sebagai sinyal kuat bahwa psikologi pasar global telah pulih. Menurutnya, kepanikan telah mereda dan para pedagang (traders) kini kembali bersiap dalam posisi pro-risk atau berani mengambil risiko. (15)







