Jakarta,Kabarins.com – Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kepastian hukum, tata kelola perusahaan yang baik, serta penguatan sistem ekonomi nasional di hadapan para pimpinan perusahaan investasi global.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Washington, D.C., Amerika Serikat, Jumat (20/02/2026). Langkah ini dinilai memperkuat kepercayaan pasar dan menarik minat investasi global ke Indonesia.
Investor Apresiasi Kepemimpinan Presiden
COO Danantara, Pandu Sjahrir, menyampaikan bahwa apresiasi investor tidak terlepas dari kepemimpinan langsung Presiden dalam membuka ruang dialog strategis.
Baca Juga :
Presiden Prabowo Tegaskan Two-State Solution untuk Gaza, Indonesia Siap Kirim Misi Perdamaian
“Tadi mungkin banyak tambahan interest dari para investor-investor ini untuk berinvestasi dan berkolaborasi di dalam Indonesia dan juga di luar Indonesia,” ujar Pandu.
Ia menambahkan, para investor secara khusus mengapresiasi komitmen Presiden dalam memperkuat sistem hukum dan kepastian regulasi sebagai fondasi utama investasi jangka panjang.
“Tadi banyak bahasa-bahasa seperti confidence building, dan mereka sangat apresiasi bahasa yang Pak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system, certainty of legal system,” ungkapnya.
“Mereka sangat apresiasi bahwa ada pembentukan Danantara yang Bapak Presiden inisiasikan, bahwa ini bisa menjadi salah satu calon mitra mereka,” lanjutnya.
Sinyal Kuat bagi Kemitraan Strategis
Menurut Pandu, keterlibatan langsung Presiden dalam menerima para CEO global menjadi sinyal kuat keseriusan Indonesia dalam membangun kemitraan strategis jangka panjang. Bahkan, sejumlah investor mempertimbangkan membuka kantor perwakilan di Indonesia.
“Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi bahwa Presiden bisa menerima mereka semua,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menilai bahwa penekanan Presiden terhadap tata kelola perusahaan dan kepastian hukum menjadi pesan sentral yang memperkuat kepercayaan dunia usaha global.
“Kami melihat sendiri bahwa satu, tadi Danantara itu sangat diapresiasi sebagai mitra dagang daripada CEO-CEO tadi. Dan yang kedua tentunya kami melihat juga Pak Presiden menekankan untuk tata kelola perusahaan dan juga kepastian daripada hukum, dan itu sangat benar-benar digarisbawahi dan diapresiasi,” ujar Anin.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan Danantara dalam melakukan derisking dan mendorong partisipasi bersama (crowd-in) sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun ekonomi nasional secara gotong royong dan berkelanjutan.
Diplomasi Ekonomi Perkuat Posisi Indonesia
Pertemuan tersebut menegaskan peran aktif Presiden Prabowo dalam memimpin diplomasi ekonomi Indonesia. Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas, memperkuat kepastian hukum, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dengan langkah tersebut, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai mitra strategis yang stabil, tepercaya, dan terbuka bagi investasi global.(*01).
Baca Juga :







