Prabowo Targetkan Lahir 15 Ribu Engineer Chip Design, Kerja Sama BPI Danantara–Arm Jadi Wadah Talenta Muda Indonesia

Jakarta,Kabarins.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan lahirnya 15 ribu engineer Indonesia dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari strategi besar penguatan industri semikonduktor nasional. Target tersebut menjadi tindak lanjut konkret dari kemitraan strategis antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited yang berbasis di London, Inggris.

Program ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi agar dapat langsung terhubung dengan ekosistem industri teknologi global, khususnya di bidang desain chip (chip design).

banner 728x90

Baca Juga :

Presiden Prabowo Saksikan Kemitraan Strategis BPI Danantara–Arm di London, Indonesia Percepat Industri Semikonduktor

Melalui kemitraan tersebut, pemerintah menargetkan pelatihan intensif bagi 15 ribu insinyur dalam ekosistem Arm. Langkah ini diharapkan mampu mencetak talenta unggul yang menguasai teknologi semikonduktor dari sisi hulu, sekaligus memperkuat fondasi industri nasional berbasis inovasi.

“Diharapkan 15 ribu engineer kita dapat dilatih untuk menguasai teknologi chip design, dan kerja sama ini juga akan berlanjut pada pengembangan generasi semikonduktor berikutnya,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi terkait program tersebut.

Wadah Talenta Pascakampus

Inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada transfer teknologi, tetapi juga menjadi jembatan transisi bagi lulusan perguruan tinggi Indonesia agar memiliki kompetensi global. Para engineer akan mendapatkan pelatihan melalui skema pengiriman ke luar negeri maupun pendampingan langsung oleh instruktur Arm di Indonesia dengan modul khusus.

Dengan pendekatan tersebut, lulusan teknik dan bidang terkait tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi diproyeksikan menjadi bagian dari ekosistem pencipta teknologi.

Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional

Kemitraan BPI Danantara dan Arm menjadi langkah strategis Indonesia untuk naik kelas dalam rantai pasok industri semikonduktor global. Selama ini, Indonesia lebih banyak berperan sebagai pasar dan pengguna teknologi. Melalui program ini, pemerintah mendorong transformasi menuju negara produsen desain chip bernilai tambah tinggi.

Penguatan sumber daya manusia dinilai sebagai kunci utama. Dengan lahirnya 15 ribu engineer chip design, Indonesia diharapkan mampu membangun intellectual property (IP) sendiri dan mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.

Langkah ini juga menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam mendorong kedaulatan teknologi nasional serta mempercepat transformasi ekonomi digital menuju Indonesia Emas 2045.(*01).

Baca Juga :

ART Indonesia–AS Resmi Ditandatangani, Tarif Turun ke 19 Persen dan 1.819 Produk RI Bebas Tarif

banner 728x90