Padang, Kabarins.com — Institut Aminuddin Baki (IAB) Cawangan Highlands, Kementerian Pendidikan Malaysia, menjalin kerja sama strategis dengan Pengurus Daerah Asosiasi Widyaprada Indonesia (AWI) Provinsi Sumatera Barat melalui Program Gerbang Sinergi Kepemimpinan yang berlangsung pada 27 April hingga 1 Mei 2026 di BBPMP Sumatera Barat.
Rombongan IAB dipimpin langsung oleh Datuk Dr. Ramli bin Yakob yang melakukan audiensi bersama jajaran AWI Sumbar. Dalam kesempatan tersebut, Ramli menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk balasan atas kunjungan BBPMP Sumbar ke Malaysia pada tahun sebelumnya. Kedua lembaga tersebut sama-sama berada di bawah kementerian pendidikan masing-masing negara.
Kedatangan rombongan dari Malaysia disambut oleh Kepala BBPMP Sumatera Barat yang diwakili Kabag Umum, Diansa Gunadi Thaib. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini tidak sekadar mewakili dua lembaga, tetapi juga mencerminkan hubungan dua negara dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
“Pertemuan ini menjadi wadah berbagi praktik baik serta pengalaman dalam pengelolaan pendidikan di masing-masing negara,” ujarnya.
Dalam paparannya, perwakilan IAB Cawangan Genting Highlands, Puan Dr. Azyanzuhaifa binti Hasan Basri dari Jabatan Kerjasama Luar, menjelaskan bahwa IAB merupakan pusat pelatihan utama di Malaysia yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan dan manajemen pendidikan di berbagai jenjang, mulai dari sekolah hingga tingkat kementerian.
Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Petani di Pasaman
Ia juga memaparkan sejarah singkat IAB yang bermula dari Malaysian Educational Staff Training Institute (MESTI) pada tahun 1979, kemudian berubah menjadi Institut Pengurusan Pendidikan Negara (IPPN) pada 1985, hingga akhirnya resmi menjadi Institut Aminuddin Baki pada 1988. Sejak 2013, kampus utama IAB berpindah ke Bandar Enstek, Negeri Sembilan, sementara kampus Genting Highlands berstatus sebagai cabang.
Ketua Pengda AWI Sumbar, Iryasman, menyebutkan bahwa kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan, berbagi praktik baik, serta penandatanganan nota kesepahaman antara kedua pihak.
“Selain itu, juga dilakukan pertukaran cendera mata sebagai simbol penguatan hubungan. Sumatera Barat menjadi salah satu prioritas kunjungan dari pihak Malaysia,” katanya.
Selama berada di Sumatera Barat, rombongan IAB dijadwalkan melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya pelatihan bagi guru dan kepala sekolah, serta kunjungan ke sejumlah sekolah di Kota Padang.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi internasional dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan serta mendorong lahirnya inovasi di bidang pendidikan di kedua negara.
Baca Juga:Nagari Durian Tinggi Gencarkan Sosialisasi PPPA, Haryadi Apresiasi Pengesahan UU PPRT



