Maling Bobol Dua Kotak Amal Masjid di Bonjol, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria yang diduga pelaku pencurian saat membawa kotak amal Masjid At Taqwa di Jorong Pandam, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Rabu (3/6) dini hari.

Pasaman, Kabarins.com – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Kabupaten Pasaman. Kali ini, seorang pria nekat membobol dua kotak amal di Masjid At Taqwa yang berada di Jorong Pandam, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol. Seluruh aksi pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di sejumlah titik masjid.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/6) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku datang menggunakan sepeda motor matic berwarna hitam dan langsung mengincar kotak amal yang berada di dalam masjid.

Pelaku tampak berhati-hati saat menjalankan aksinya. Ia beberapa kali memperhatikan kondisi sekitar untuk memastikan situasi aman sebelum membawa kotak amal berbahan triplek ke belakang mimbar. Di lokasi tersebut, pelaku kemudian membobol kotak amal dan mengambil uang infak yang tersimpan di dalamnya.

Meski berusaha menghindari perhatian warga, seluruh gerak-gerik pelaku berhasil direkam oleh kamera pengawas masjid.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku kembali mencari sasaran lain. Dari rekaman CCTV terlihat pelaku sempat mengamati dua kotak amal yang berada di luar masjid sebelum akhirnya masuk kembali ke dalam dan membawa kabur sebuah kotak amal berbahan besi.

Baca Juga:Gubernur Sumbar Dorong ASN Bangun Budaya Menulis dan Berpikir Ilmiah  

Kepala Jorong Pandam, Akmal, mengatakan kotak amal yang dibawa pelaku kemudian ditemukan warga di lokasi yang berjarak sekitar dua kilometer dari masjid.

“Kotak amal tersebut ditemukan dalam kondisi sudah dibongkar. Kejadian ini telah kami laporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Akmal juga mengungkapkan bahwa pencurian kotak amal bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Menurutnya, aksi serupa sudah terjadi hingga empat kali di lokasi yang sama.

Masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengungkap identitas pelaku dan meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*02)

Baca Juga:Hengki Aleksander: Hari Lahir Pancasila Momentum Memperkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa