Padang, Kabarins.com – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFARM) Padang kembali menorehkan prestasi dalam dunia pendidikan tinggi kesehatan dengan mewisuda 140 lulusan pada Wisuda ke-XXVIII Tahun Akademik Ganjil 2025/2026. Prosesi yang berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka tersebut menjadi momentum penting bagi kampus farmasi terkemuka di Sumatera Barat dalam melahirkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Ketua STIFARM Padang, Prof. Dr. rer. nat., apt. H. Auzal Halim, menyampaikan bahwa wisuda kali ini meluluskan 25 sarjana farmasi dan 115 apoteker baru. Dengan penambahan tersebut, jumlah alumni STIFARM Padang kini mencapai 2.154 sarjana farmasi yang telah mengabdi di berbagai sektor kesehatan di seluruh Indonesia.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat. Bangsa ini membutuhkan tenaga farmasi yang profesional, jujur, adaptif, dan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan kesehatan,” ujar Prof. Auzal dalam sambutannya.
Ia mengungkapkan bahwa Program Studi Profesi Apoteker STIFARM Padang mencatat tingkat kelulusan Uji Kompetensi Nasional yang membanggakan, yakni mencapai 96,6 persen pada periode Maret 2026. Capaian tersebut menjadi indikator kualitas pendidikan yang terus dijaga dan ditingkatkan oleh institusi.
Saat ini STIFARM Padang memiliki 1.205 mahasiswa yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan dari luar negeri seperti Malaysia. Tingginya minat masyarakat terhadap STIFARM juga terlihat dari penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, di mana sebanyak 253 mahasiswa diterima dari total 1.048 pendaftar.
Dari sisi kelembagaan, STIFARM Padang telah meraih Akreditasi Institusi “Baik Sekali” dari BAN-PT dengan nilai yang mendekati kategori unggul. Selain itu, kampus ini terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan fasilitas laboratorium modern, kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), serta peningkatan kualitas sumber daya dosen.
Baca Juga:Wabup Parulian Pimpin PMI Pasaman 2026–2031, Bupati Welly Dorong Penguatan Layanan Kemanusiaan
Saat ini STIFARM memiliki delapan dosen bergelar doktor dan dalam waktu dekat jumlah tersebut akan bertambah menjadi 15 orang. Yayasan Pendidikan Tinggi Ilmu Kesehatan (YPTIK) Padang juga terus memberikan dukungan melalui program beasiswa studi lanjut bagi dosen ke jenjang doktoral di dalam maupun luar negeri.
Tidak hanya unggul di bidang akademik, mahasiswa STIFARM Padang juga menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat regional dan nasional. Berbagai penghargaan berhasil diraih dalam kompetisi ilmiah, debat, keterampilan klinis, hingga olahraga yang semakin memperkuat reputasi kampus sebagai salah satu institusi pendidikan farmasi terbaik di wilayah Sumatera.
Dalam empat tahun terakhir, dosen STIFARM juga aktif menghasilkan karya ilmiah dengan total 149 publikasi nasional dan internasional, termasuk 35 artikel yang terindeks Scopus.
Kepada para wisudawan, Prof. Auzal berpesan agar terus belajar sepanjang hayat, menjaga integritas, serta mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan profesi kefarmasian.
“Jadilah farmasis yang kompeten, beretika, dan memiliki semangat pengabdian. Dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” pesannya.
Wisuda ke-XXVIII ini menjadi bukti komitmen STIFARM Padang dalam mencetak tenaga kefarmasian yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan kesehatan nasional. (*02)
Baca Juga:Puluhan Paket Ganja dari Sumut Digagalkan Masuk Sumbar, Dua Kurir Ditangkap di Lubuk Sikaping





