Respons Cepat Damkar Pasaman Padamkan Kebakaran Rumah di Sundata Utara, Aset Rp150 Juta Berhasil Diselamatkan

PASAMAN, Kabarins.com – Respons cepat personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasaman berhasil mencegah kebakaran rumah meluas ke bangunan lain dalam peristiwa yang terjadi di Jorong Salibawan, Nagari Sundata Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kamis (9/7/2026) malam.

Satu unit rumah semi permanen milik Drs. Ahmad Zen (70), seorang pensiunan PNS, mengalami kerusakan berat akibat dilalap api. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman, Yusrizal, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 22.08 WIB. Hanya berselang dua menit, satu unit armada beserta personel langsung diberangkatkan dari Pos Damkar Lubuk Sikaping menuju lokasi.

“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan. Armada tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 WIB setelah menempuh jarak kurang lebih 25 kilometer. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 23.30 WIB,” ujar Yusrizal.

Berdasarkan keterangan saksi, Astri (54), api pertama kali terlihat telah membesar dari dalam rumah. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya ke Pos Damkar Lubuk Sikaping sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan.

Baca Juga:Kejari Pasaman Hentikan Penuntutan Dua Pengguna Ganja Lewat Restorative Justice, Jalani Rehabilitasi 3 Bulan

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah semi permanen berukuran sekitar 10 x 10 meter mengalami kerusakan berat. Satu kepala keluarga terdampak dan harus mengungsi, sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Meski demikian, kesigapan personel Damkar berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain. Diperkirakan aset senilai sekitar Rp150 juta berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses jalan menuju lokasi yang sempit, kondisi medan perbukitan yang terjal, serta banyaknya warga yang memadati area kejadian.

Operasi pemadaman melibatkan satu unit armada Hino Dutro dengan 11 personel Damkar Pasaman. Penanganan juga mendapat dukungan dari unsur TNI, Polri, perangkat Nagari, dan masyarakat setempat yang turut membantu pengamanan lokasi.

Pemerintah Kabupaten Pasaman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari. Warga juga diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga risiko korban maupun kerugian dapat diminimalkan. (*02)

Baca Juga:Dari Bambu Tumbuh Harapan, WBP Rutan Lubuk Sikaping Bangun Kandang Ayam Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian