BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Rp259,2 Juta untuk Keluarga Berisiko Stunting, Bupati Apresiasi Komitmen Cegah Stunting

Pasaman, Kabarins.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui penyaluran bantuan senilai Rp259.200.000 kepada masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada kegiatan Rapat Sosialisasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digelar di Gedung Syamsiar Thaib, Lubuk Sikaping, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, serta dihadiri Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman Ny. Lusi Welly Suhery, Ketua GOW Pasaman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pasaman Furkan, jajaran BAZNAS Kabupaten Pasaman, para camat, wali nagari, serta Ketua TP PKK se-Kabupaten Pasaman.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M., SE., MM, mengatakan bahwa pada kesempatan tersebut BAZNAS menyalurkan bantuan nutrisi senilai Rp19.200.000 kepada 48 keluarga berisiko stunting (Mustahik). Selain itu, BAZNAS juga menyerahkan bantuan Program Bedah Rumah senilai Rp240.000.000 kepada 16 mustahik.

“Total bantuan yang kami salurkan hari ini mencapai Rp259.200.000. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam percepatan penurunan angka stunting,” ujar Asnil.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pasaman kepada para penerima manfaat.

Baca Juga:Perangi Stunting, Bupati Pasaman Ajak Seluruh Elemen Jadi Orang Tua Asuh Lewat Program GENTING

Kontribusi BAZNAS Kabupaten Pasaman dalam mendukung berbagai program sosial tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pasaman. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS menerima penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya percepatan penanganan stunting.

Dalam sambutannya, Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan bahwa Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan gerakan kolaboratif yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, upaya menekan angka stunting tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat secara luas.

“Kolaborasi dan semangat gotong royong adalah kunci. Kami mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Pasaman yang terus hadir membantu masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung. Semoga kepedulian ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan generasi Pasaman yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Welly Suhery.

Di akhir kegiatan, Bupati Pasaman secara resmi membuka Rapat Sosialisasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Kabupaten Pasaman Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya Pasaman Bangkit, Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan.

Melalui berbagai program pendayagunaan zakat yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Pasaman terus membuktikan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas demi masa depan Kabupaten Pasaman yang lebih baik.(*02)

Baca Juga:Pemkab Pasaman dan Rutan Lubuk Sikaping Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Pemberdayaan Warga Binaan