Pasaman, Kabarins.com — Suasana GOR Tuanku Rao, Rabu (7/10), mendadak riuh. Bukan karena pertandingan olahraga, melainkan suara riang anak-anak PAUD se-Kabupaten Pasaman yang berebut menjawab pertanyaan dari seorang pendongeng.
Pendongeng itu tak lain adalah Bupati Pasaman Welly Suhery.
Didampingi Bunda Literasi Pasaman Ny. Lusi Welly Suhery, Bupati Welly berbaur bersama anak-anak dalam kegiatan mendongeng yang menjadi bagian dari rangkaian stimulasi, mitigasi bencana dan outbound.
Di hadapan anak-anak, Bupati Welly membawakan cerita berjudul “Raja Hutan yang Baik Hati”. Cerita tentang seekor singa yang menyelamatkan rusa dari cengkeraman ular itu segera menarik perhatian para peserta.
Anak-anak menyimak cerita dengan penuh antusias. Sesekali terdengar sorak dan tawa. Ketika Bupati Welly memberikan pertanyaan terkait cerita yang disampaikan, tangan-tangan kecil pun terangkat. Mereka saling berebut untuk memberikan jawaban.
Interaksi itu membuat kegiatan mendongeng berlangsung cair. Bupati tidak hanya membacakan cerita, tetapi juga mengajak anak-anak terlibat langsung dalam alur dongeng.
Baca Juga:Lewat Jalan Lintas Sumatera, Dua Kurir Ganja Dibekuk Polsek Bonjol, 23 Kg Barang Bukti Diamankan
Melalui kisah tersebut, anak-anak diperkenalkan pada pesan tentang kebaikan dan kepedulian terhadap sesama. Singa dalam cerita digambarkan sebagai sosok yang menolong rusa dari ancaman ular.
“Raja hutan yang baik hati,” menjadi gambaran utama dalam cerita yang dibawakan Bupati Welly kepada anak-anak.
Pesan yang disampaikan melalui dongeng tersebut adalah pentingnya menjadi baik hati serta melindungi sesama dengan seksama.
Bagi anak-anak PAUD, cerita itu bukan sekadar rangkaian kisah tentang singa, rusa dan ular. Suasana mendongeng menjadi cara untuk belajar sekaligus berinteraksi secara langsung dengan kepala daerah.
Kemeriahan semakin terasa ketika Bupati Welly memberikan pertanyaan. Anak-anak tampak tidak ingin kehilangan kesempatan untuk menjawab. Satu per satu mereka bersahutan, menunjukkan antusiasme mengikuti kegiatan.
Bersama Bunda Literasi Ny. Lusi Welly Suhery, kegiatan mendongeng tersebut menjadi salah satu bagian dari aktivitas yang mempertemukan anak-anak PAUD dalam suasana belajar yang menyenangkan.
Kegiatan di GOR Tuanku Rao itu juga dirangkai dengan stimulasi dan mitigasi bencana serta outbound bagi anak-anak PAUD se-Kabupaten Pasaman.(*02)





