Padang, Kabarins.com — Sinkronisasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota menjadi fokus pembentukan Forum Asisten II se-Sumbar. Forum ini diharapkan menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan program pembangunan daerah sekaligus mempercepat pelaksanaannya agar sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Pertemuan perdana forum tersebut digelar di Kabupaten Tanah Datar, Senin (27/10/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi. Forum ini diinisiasi Asisten II Setdaprov Sumbar Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yozarwardi Usama Putra, yang sekaligus dipercaya sebagai ketua.
Yozarwardi mengatakan, pertemuan itu menjadi langkah awal untuk menyatukan komitmen pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendorong pembangunan Sumbar yang lebih terarah dan selaras.
Menurutnya, kesamaan arah pembangunan diperlukan agar program yang dirancang pemerintah provinsi dapat berjalan beriringan dengan prioritas masing-masing daerah. Dengan demikian, kabupaten/kota juga memiliki ruang untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan sesuai kebutuhan dan potensi wilayahnya.
“Pembangunan provinsi dengan kabupaten/kota harus seirama. Kita ingin menyatukan komitmen agar agenda pembangunan berjalan selaras dan kabupaten/kota juga bisa melakukan percepatan,” ujar Yozarwardi yang dikenal gencar mengawal program Perhutanan Sosial ketika menjabat Kadishut Sumbar ini.
Ia menjelaskan, forum tersebut tidak hanya menjadi wadah pertemuan rutin, tetapi juga ruang bersama untuk mengevaluasi perkembangan pembangunan di masing-masing daerah. Melalui koordinasi lintas wilayah, berbagai agenda pembangunan dapat dibahas secara terpadu sehingga pelaksanaannya tidak berjalan sendiri-sendiri.
Evaluasi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mengidentifikasi perkembangan program, menyelaraskan prioritas, serta mendorong percepatan pembangunan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Yozarwardi menegaskan, pembahasan dalam forum tidak dilakukan secara terpisah berdasarkan daerah. Sebaliknya, seluruh peserta diarahkan untuk melihat pembangunan Sumbar sebagai agenda bersama yang membutuhkan koordinasi dan komitmen lintas pemerintahan.
“Ini bukan sekadar rapat per daerah. Kita membahas dan mengevaluasi pembangunan masing-masing daerah dalam kerangka pembangunan Sumbar secara keseluruhan,” tuturnya.
Selain menyelaraskan program pembangunan provinsi dan kabupaten/kota, forum tersebut juga diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional. Sinkronisasi diperlukan agar program di daerah sejalan dengan prioritas pemerintah pusat, termasuk pelaksanaan Asta Cita.
Katanya, Dengan keselarasan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menerjemahkan agenda nasional ke dalam program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik wilayah masing-masing.
Kehadiran Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi dalam pertemuan perdana itu menandai pentingnya koordinasi antarpemerintah daerah dalam mengawal agenda pembangunan. Forum Asisten II se-Sumbar diharapkan menjadi sarana komunikasi dan evaluasi untuk menjaga keselarasan kebijakan, memperkuat sinergi, serta mendorong percepatan pembangunan di Sumatera Barat.
Melalui forum tersebut, koordinasi pembangunan tidak berhenti pada penyusunan program, tetapi juga mencakup evaluasi pelaksanaannya di setiap daerah. Kesamaan komitmen dan arah kebijakan menjadi perhatian agar pembangunan provinsi dan kabupaten/kota dapat saling mendukung serta berkontribusi terhadap pencapaian target pembangunan nasional.(02)





