PASAMAN, Kabarins.com — Pemerintah Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Wali Nagari Aia Manggih Barat, Afdel Haq, S.Pd.I, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka, membersihkan, maupun mengelola lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut berpotensi menyebabkan api sulit dikendalikan dan memicu kebakaran yang lebih luas.
Selain mengancam lingkungan, asap yang ditimbulkan dari pembakaran lahan juga dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Mari jaga lingkungan kita, jangan bakar lahan, karena asap merugikan kita semua,” demikian pesan yang disampaikan Pemerintah Nagari Aia Manggih Barat melalui imbauannya kepada masyarakat.
Menurut imbauan tersebut, paparan asap kebakaran dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi mata dan saluran pernapasan, memperburuk asma dan penyakit paru-paru, hingga meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular.
Baca Juga:HUT ke-78 Polwan, Polres Pasaman Teguhkan Dedikasi Polisi Wanita untuk Masyarakat
Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki penyakit penyerta juga perlu mendapat perhatian khusus karena lebih berisiko mengalami dampak buruk akibat paparan asap.
Pemerintah Nagari Aia Manggih Barat mengajak masyarakat mengambil langkah nyata untuk mencegah terjadinya karhutla. Upaya tersebut antara lain dengan tidak membakar lahan dan hutan, menjaga lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kebakaran.
Masyarakat juga diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah apabila kualitas udara mulai memburuk akibat asap.
Pemerintah Nagari menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih penting daripada menghadapi dampak kebakaran yang telah meluas.
Karena itu, masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga kawasan lingkungan tetap aman, sehat dan lestari. Kesadaran untuk tidak membakar lahan merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya menjaga masa depan generasi mendatang.
“Karhutla bukan solusi, tetapi bencana. Jaga alam, jaga kesehatan, dan jaga masa depan,” menjadi pesan utama dalam imbauan Pemerintah Nagari Aia Manggih Barat.(*02).





