GMNI Pasaman Apresiasi Kepemimpinan Bupati Welly Suhery, Siap Gelar Kaderisasi Lintas Provinsi di Lubuk Sikaping

Pasaman, Kabarins.com — Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kabupaten Pasaman menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Pasaman, Welly Suhery, beserta sejumlah program unggulan yang dinilai berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPC GMNI Pasaman, Andan Hasayangan Hasibuan, yang menilai terdapat kesamaan pandangan antara GMNI dan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam konteks pembangunan daerah, khususnya orientasi kebijakan yang berlandaskan komitmen terhadap visi dan misi Pasaman Bangkit, Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan.

banner 728x90

Sebagai wujud kontribusi dan komitmen terhadap pembangunan daerah serta pengembangan potensi mahasiswa, GMNI Pasaman menggelar dialog dan silaturahmi bersama Bupati Pasaman, Welly Suhery, Kamis (22/1/2026), bertempat di Ruang Kerja Bupati Pasaman, Lubuk Sikaping.

BACA JUGA : Bupati Welly Minta Absensi, Ada Wali Nagari Tak Hadir dan Terlambat saat Rakor Pemerintahan Nagari 2026

Dalam pertemuan tersebut, Andan menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Bupati Pasaman meluangkan waktu untuk berdialog dan berdiskusi bersama GMNI terkait berbagai isu strategis daerah dan nasional yang berkembang saat ini.

“GMNI Pasaman merasa bangga dengan sikap humble Bupati Pasaman yang terbuka terhadap generasi muda. Ini menjadi energi positif bagi mahasiswa untuk turut andil dalam pembangunan daerah melalui pemberdayaan pemuda,” ujar Andan.

Selain memperkenalkan jajaran pengurus, GMNI Pasaman juga menyampaikan dukungan terhadap sejumlah kebijakan strategis Bupati Welly Suhery. Pada kesempatan tersebut, GMNI turut memaparkan rencana pelaksanaan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) lintas provinsi yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Pasaman pada 2–5 April 2026.

Kegiatan KTD lintas provinsi ini akan melibatkan kader GMNI dari empat provinsi, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, dan Bengkulu, dengan estimasi peserta sekitar 150 kader dari wilayah Sumatera bagian tengah. Kegiatan ini direncanakan menghadirkan pemateri dari kalangan alumni GMNI yang kini berkiprah di pemerintahan, kementerian dan lembaga negara, politisi, pengusaha, serta akademisi, termasuk Bupati Pasaman dan Gubernur Sumatera Barat.

Dalam kesempatan itu, GMNI Pasaman juga mengajukan permohonan dukungan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Pasaman, di antaranya penggunaan gedung untuk pembukaan acara dan lokasi kaderisasi, pemanfaatan lapangan milik Pemkab Pasaman, serta dukungan tenda dari BPBD dan Dinas Sosial selama kegiatan berlangsung. GMNI juga berharap Bupati dan Wakil Bupati Pasaman dapat hadir serta memberikan sambutan pada pembukaan KTD yang direncanakan pada 3 April 2026.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery menyambut baik kehadiran GMNI Pasaman serta memberikan apresiasi atas dukungan, silaturahmi, dan dialog yang terjalin.

“Mendengarkan Ketua Cabang GMNI, saya merasa bersemangat. Sebagai seorang Nahdliyin, saya memiliki komitmen mensejahterakan mustadh’afin. Ini sejalan dengan semangat GMNI dalam memperjuangkan kesejahteraan kaum Marhaen. Mustadh’afin dan Marhaen memiliki ruh perjuangan yang sama,” ujar Welly.

Bupati Welly juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan KTD lintas provinsi di Kabupaten Pasaman sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan generasi muda.

“Kami mengapresiasi inisiatif GMNI dalam membangun semangat kepemudaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa dalam memajukan daerah, khususnya Kabupaten Pasaman,” katanya.

Lebih lanjut, Da Pode sapaan akrab Bupati Pasaman menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pemberdayaan pemuda yang unggul dan berkarakter. Ia berharap KTD tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pasaman.

Sebagai tuan rumah, GMNI Pasaman diharapkan mampu menjadikan KTD sebagai momentum konsolidasi kader dan wadah pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi, karakter, serta semangat kebangsaan dan nasionalisme di kalangan generasi muda. (Joni)

BACA JUGA : Bupati Welly Sambangi Korban Kebakaran, Peluk Yusraini dan Serahkan Bantuan

banner 728x90