Kantor KAN Tanjung Beringin Diresmikan, Pokir Donizar Rp300 Juta Disinergikan dengan Dana Nagari

Avatar photo

Pasaman, Kabarins.com — Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tanjung Beringin resmi dioperasikan setelah dilakukan pengguntingan pita pada Kamis (5/2/2026). Pembangunan kantor tersebut direalisasikan melalui dana pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Sumatera Barat Donizar sebesar Rp300 juta pada 2024 yang disinergikan dengan dana nagari, sebagai bentuk penguatan lembaga adat dan sosial di Kabupaten Pasaman.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri, menegaskan bahwa keberadaan kantor KAN bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang berbudaya dan beriman.

banner 728x90

“Pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan masyarakat yang berbudaya, beriman, serta mampu menyelesaikan persoalan sosial secara arif dan bijaksana. KAN memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di nagari,” ujar Yudesri dalam sambutannya.

Yudesri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Anggota DPRD Sumbar Donizar yang dinilai konsisten memperjuangkan kebutuhan masyarakat Pasaman, khususnya dalam penguatan kelembagaan nagari.

“Donizar adalah salah satu putra dan tokoh terbaik Kabupaten Pasaman. Kepeduliannya terhadap pembangunan daerah, baik dari sisi fisik maupun nonfisik, terus dibuktikan melalui program-program nyata,” katanya.

BACA JUGA: MKKS Lubuk Sikaping Sosialisasikan TKA, Kadisdik Pasaman Tekankan Kesiapan Sekolah  

Sementara itu, Anggota DPRD Sumatera Barat Donizar menjelaskan bahwa pembangunan kantor KAN Tanjung Beringin merupakan bagian dari program pokir yang lebih luas di Kabupaten Pasaman.

“Melalui dana pokir, kita membangun sembilan kantor wali nagari dan kantor KAN. Ini bentuk perhatian kita terhadap penguatan pemerintahan nagari dan lembaga adat,” ungkap Donizar.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Donizar juga menekankan pentingnya pembangunan nonfisik. Salah satu yang ia lakukan yakni melalui pelestarian budaya. Salah satunya dengan menggelar Festival 10 Induak di Lubuk Sikaping yang dinilai memiliki nilai strategis dalam menjaga identitas dan kearifan lokal.

“Selain fisik, kita juga menggelar Festival 10 Induak sebagai upaya melestarikan kebudayaan. Untuk keberlanjutannya, kita sudah menyiapkan anggaran Rp500 juta pada tahun 2026,” jelasnya.

Menurut Donizar, sinergi pembangunan fisik dan nonfisik tersebut diharapkan menjadi fondasi kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pasaman ke depan.

“Fisik dan nonfisik kita siapkan bersama. Ini akan menjadi cikal bakal kebersamaan dalam membangun Pasaman yang lebih kuat dan berkarakter,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Donizar juga memberikan edukasi politik kepada masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk melek politik dan berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi sebagai jalan untuk memperjuangkan aspirasi pembangunan.

“Dengan keterlibatan masyarakat dalam politik, aspirasi bisa ditampung dan pembangunan dapat diwujudkan. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk menolak praktik politik uang,” tegas Donizar.

Peresmian kantor KAN Tanjung Beringin turut dihadiri Asisten III Pemkab Pasaman Roichard, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Fatrizon, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan Aprialdi Said, para wali nagari, perwakilan Polres Pasaman, Camat Lubuk Sikaping Lotfriodo Rama, serta undangan lainnya. (Joni)

BACA JUGA: “Gerindra Berusia 18 Tahun, H. Verry Mulyadi: Ini Bukan Kebetulan, Ini Panggilan Perjuangan”

banner 728x90