Gubernur Mahyeldi Dorong Strategi Terarah Perkuat Ekonomi dan Pangan Mentawai

PADANG, Kabrins.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka Workshop Multipihak Ketangguhan Ekonomi dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan yang diinisiasi Jejaring Kerja Pengembang Partisipasi Indonesia (JEMARI) Sakato ini dilaksanakan di Hotel Pangeran Beach, Padang, Kamis (5/2/2026).

Gubernur Mahyeldi menegaskan Kabupaten Kepulauan Mentawai membutuhkan penguatan ketangguhan ekonomi dan pangan yang terintegrasi dengan upaya pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim. Sebab secara geografis, daerah tersebut berada di wilayah kepulauan, rentan bencana dan memiliki keterbatasan akses.

banner 728x90

“Penguatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan di Mentawai tidak bisa dilepaskan dari konteks kebencanaan dan perubahan iklim. Karena itu, intervensinya harus tepat sasaran dan berbasis kebutuhan lokal,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, kolaborasi multipihak menjadi penting agar program yang dirancang tidak bersifat umum, tapi fokus pada solusi setiap persoalan daerah yang membutuhkan penguatan.

Selain itu, Gubernur juga mengatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif JEMARI Sakato dalam mencarikan solusi untuk kemajuan Kabupaten Kepulauan Mentawai kedepan.

BACA JUGA: Kantor KAN Tanjung Beringin Diresmikan, Pokir Donizar Rp300 Juta Disinergikan dengan Dana Nagari

Ia berharap, hasil dari workshop ini dapat menjadi rekomendasi yang aplikatif serta dapat disinergikan dengan program pembangunan yang sebelumnya telah dirancang Pemprov Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Semoga workshop ini, dapat menghasilkan rekomendasi yang solutif untuk kemajuan Mentawai kedepan,” harap Mahyeldi

Sementara itu, Direktur Eksekutif JEMARI Sakato, Robi Syafwar menjelaskan workshop ini secara khusus membahas empat isu utama, yakni pengurangan risiko bencana, adaptasi perubahan iklim, penguatan sosial ekonomi, dan inklusi sosial.

“Empat isu ini akan diimplementasikan secara terfokus di empat wilayah Mentawai, yaitu Matobe, Sipora Jaya, Sioban, dan Sido Makmur,” jelas Robi.

Kegiatan Workshop tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Iqbal Ramadipayana; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumbar, Yozarwardi Usama Putra; Para akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Sumbar serta sejumlah Kepala OPD terkait dari Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Tim)

BACA JUGA: MKKS Lubuk Sikaping Sosialisasikan TKA, Kadisdik Pasaman Tekankan Kesiapan Sekolah  

banner 728x90