Padang, Kabarins.com — Keberadaan dan kebutuhan kelompok penyandang disabilitas menjadi perhatian serius dalam perencanaan pembangunan daerah di Sumatera Barat.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, saat menerima perwakilan penyandang disabilitas usai mengikuti Musrenbang RKPD Sumbar 2027 di Padang, Rabu (8/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Muhidi mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi yang disampaikan, terutama terkait peningkatan aksesibilitas, pelayanan publik yang ramah disabilitas, serta dukungan terhadap pemberdayaan kelompok disabilitas di Sumatera Barat.
Ia menegaskan, seluruh masukan yang diterima akan menjadi perhatian serius dan dikawal dalam proses penyusunan RKPD 2027, agar kebijakan pembangunan benar-benar inklusif dan berpihak kepada semua lapisan masyarakat.
“Aspirasi yang disampaikan akan kita dorong masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan, sehingga kebijakan yang dihasilkan mampu mengakomodasi kebutuhan kelompok disabilitas secara nyata,” ujarnya.
Baca Juga:Prabowo Dominasi Survei Capres Sumbar Versi Indikator Politik, Raih 60,2%
Menurut Muhidi, perencanaan pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan aspek keadilan sosial, kesetaraan, dan inklusivitas.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen DPRD Sumbar untuk memastikan pembangunan daerah berjalan berimbang dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. (*02)
Baca Juga:SAPA NAGARI Digenjot, Pemkab Pasaman Perkuat Tata Kelola dan Dorong Lahirnya Generasi Unggul Nagari





