SAPA NAGARI Digenjot, Pemkab Pasaman Perkuat Tata Kelola dan Dorong Lahirnya Generasi Unggul Nagari

PASAMAN, Kabarins.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mengintensifkan penguatan tata kelola pemerintahan nagari melalui program unggulan SAPA NAGARI yang dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai kecamatan.

Pada Selasa (7/4), kegiatan SAPA NAGARI digelar di dua kecamatan sebagai bagian dari upaya pembinaan yang lebih masif dan terarah. Kegiatan diawali pada pagi hari di Kecamatan Padang Gelugur dengan melibatkan camat, wali nagari, serta seluruh perangkat nagari se-kecamatan tersebut.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan pada siang hari di Kecamatan Rao Selatan yang turut dihadiri oleh Camat Rao Selatan, Camat Mapat Tunggul Selatan, para wali nagari, serta perangkat nagari dari kedua wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Tedy Martha, hadir langsung memimpin jalannya kegiatan. Ia didampingi oleh jajaran DPM, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Pendamping Desa, hingga Pendamping Lokal Desa.

Program SAPA NAGARI dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan aset nagari, sekaligus memperkuat kelembagaan pemerintahan di tingkat nagari.

Dalam arahannya, Tedy Martha menegaskan bahwa nagari memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan daerah. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan dan aset nagari harus dilaksanakan secara tertib administrasi, disiplin, serta berlandaskan prinsip tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap anggaran yang dikelola merupakan amanah masyarakat yang wajib dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:Pemkab Pasaman Matangkan Persiapan EPSS 2026, Perkuat Satu Data Indonesia Berbasis Statistik Sektoral

Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik dan disiplin, pembangunan di tingkat nagari akan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain fokus pada tata kelola, kegiatan SAPA NAGARI juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperkuat arah pembangunan nagari melalui Program Unggulan Pusat Kreativitas Anak Nagari (PKAN).

Program PKAN dipandang sebagai inisiatif penting dalam menyiapkan generasi muda nagari yang kreatif, berdaya saing, serta memiliki karakter kuat yang berakar pada nilai adat dan budaya lokal.

Tedy Martha menegaskan bahwa PKAN tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus berkembang menjadi gerakan kolektif yang hidup dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Ia juga mendorong seluruh pemerintah nagari untuk menunjukkan komitmen nyata melalui dukungan kebijakan, penganggaran, serta pembinaan yang konsisten terhadap pelaksanaan program tersebut.

Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari para wali nagari yang hadir. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengintegrasikan program PKAN ke dalam perencanaan pembangunan nagari serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Dengan terjalinnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan nagari, program PKAN diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.

Melalui implementasi SAPA NAGARI yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Pasaman optimistis tata kelola pemerintahan nagari akan semakin profesional serta mampu mendorong pembangunan berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*02)

Baca Juga:Terbukti Mampu Dongkrak UMKM Lokal, Pemprov Sumbar Targetkan 10 Nagari Creative Hub Baru pada Tahun 2026