Bupati Welly: Pasaman Usulkan Penguatan Energi Panas Bumi dan Infrastruktur di Musrenbang RKPD 2027

Padang, Kabarins.com – Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan energi baru terbarukan dan pembangunan infrastruktur dasar pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2027 yang digelar di Auditorium Istana Gubernur, Rabu (8/4/2026).

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyampaikan bahwa daerahnya memiliki potensi besar di sektor energi panas bumi yang siap dikembangkan sebagai bagian dari transformasi ekonomi berbasis investasi.

Menurutnya, terdapat enam titik potensi panas bumi yang tersebar di wilayah Pasaman, yakni di Bonjol, Lubuk Sikaping, Panti, Dua Koto, Rao, dan Rao Selatan. Salah satu titik di Nagari Ganggo Mudiak saat ini tengah dalam tahap eksplorasi dengan estimasi cadangan mencapai 165 megawatt electric (MWe).

“Pasaman memiliki potensi energi panas bumi yang sangat besar dan ini menjadi peluang strategis untuk mendorong investasi sekaligus meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Bupati Welly Suhery saat diwawancarai usai Musrenbang.

Ia menambahkan, selain sektor energi, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga mengusulkan sejumlah program pembangunan infrastruktur dasar guna menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Usulan tersebut meliputi pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Rao, penyediaan air baku, serta rehabilitasi daerah irigasi Panti Rao sepanjang 8,27 kilometer.

“Kami tidak hanya fokus pada energi, tetapi juga memastikan infrastruktur dasar seperti air bersih dan irigasi terpenuhi. Ini penting untuk mendukung sektor pertanian dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:Prabowo Dominasi Survei Capres Sumbar Versi Indikator Politik, Raih 60,2%

Buapati Welly juga menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung iklim investasi dengan menyiapkan regulasi yang kondusif serta memberikan kemudahan bagi para investor yang akan masuk ke Pasaman.

“Kami di daerah siap membuka ruang seluas-luasnya bagi investor, tentu dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh disampaikannya, Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap usulan yang disampaikan dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan provinsi, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansahrullah menegaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 mengusung “Serempak Bergerak: Transformasi Ekonomi Sumatera Barat Berbasis Investasi”. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen melalui penguatan hilirisasi agroindustri, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta percepatan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Wakil Gubernur menekankan pentingnya pemerataan pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyoroti potensi energi baru terbarukan, khususnya panas bumi, yang tersebar di berbagai wilayah Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Pasaman.(*02)

Baca Juga:Pemprov Sumbar Resmi Terapkan Pola Kerja Skema Kombinasi, Setiap Jum’at ASN Pemprov WFH