Bukittinggi, Kabarins.com — Semarak peringatan Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 terasa di Kota Bukittinggi. Polda Sumatera Barat kembali menghadirkan Police Women Run IV Tahun 2026 dengan menggabungkan olahraga, sejarah, budaya, dan promosi pariwisata dalam satu perhelatan.
Ajang bertema “Run The Culture” tersebut secara resmi dimulai dengan pengibaran bendera start oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., di Kota Bukittinggi, Minggu (27/09/2026).
Lebih dari 3.400 peserta ambil bagian dalam dua kategori lomba, yakni 5K dan 10K. Para peserta datang dari beragam latar belakang, mulai dari pelajar, masyarakat umum, komunitas lari, hingga personel TNI dan Polri.
Jalur perlombaan pun dipadati peserta sejak pagi. Selain menjadi ajang untuk menguji kebugaran dan kemampuan berlari, kegiatan ini dirancang untuk membawa peserta lebih dekat dengan kekayaan sejarah serta budaya Kota Bukittinggi.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, mengatakan Police Women Run tidak semata-mata diarahkan sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi wadah membangun interaksi positif antara kepolisian dan masyarakat.
“Melalui ajang Police Women Run yang keempat kalinya ini, kami ingin menumbuhkan semangat hidup sehat sekaligus merawat nilai-nilai sejarah lahirnya Polwan di Kota Bukittinggi. Animo yang luar biasa dari ribuan peserta membuktikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang positif antara Polri dan masyarakat luas,” ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha di sela-sela kegiatan.
Baca Juga:Pengedar Sabu Dibekuk Tim Elang Timur Polres Pasaman di Panti
Menurutnya, pemilihan Kota Bukittinggi sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri karena kota ini memiliki keterkaitan erat dengan sejarah lahirnya Polisi Wanita di Indonesia.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan pariwisata daerah.
Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah dinilai membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan flag-off hingga pelepasan peserta oleh Bapak Kapolda Sumbar berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah ini tidak hanya membawa semangat kebugaran, tetapi juga turut menggerakkan sektor UMKM serta memperkenalkan keindahan budaya lokal pariwisata Bukittinggi ke kancah nasional,” ungkap Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Prosesi flag-off turut dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, Kapolresta Bukittinggi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Setelah peserta kategori 10K dan 5K dilepas, kegiatan berlanjut dengan sejumlah agenda hiburan dan kebersamaan. Panitia juga menggelar awarding ceremony bagi para pemenang serta pembagian doorprize dan grand prize kepada peserta.
Melalui Police Women Run IV 2026, Polda Sumbar tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga mengangkat identitas Bukittinggi sebagai kota yang memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan Polwan sekaligus destinasi budaya dan pariwisata di Sumatera Barat. (*02).





