Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Lubuk Sikaping Intensifkan Perawatan Tanaman Holtikultura di Sarana Edukasi Asimilasi

Avatar photo
Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping, Resman Hanfi, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan produktif ini terus dioptimalkan guna mengasah keterampilan warga binaan di bidang pertanian sekaligus mendukung program pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pasaman, Kabarins.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Lubuk Sikaping terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mengoptimalkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan perawatan dan pemeliharaan rutin berbagai tanaman holtikultura di area Sarana Edukasi dan Asimilasi (SEA) Rutan Lubuk Sikaping, Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB tersebut melibatkan sinergi antara pegawai Rutan, peserta magang, dan para warga binaan. Berbagai komoditas pangan unggulan yang dirawat di area SEA ini antara lain timun, terong, kacang panjang, tomat, cabai, labu siam, hingga bayam.

Rangkaian perawatan teknis pertanian dilakukan secara seksama, mulai dari pemangkasan daun bayam guna pencegahan hama dan perangsangan pertumbuhan daun baru, pembersihan gulma pendukung penyerapan nutrisi, hingga penyemprotan pestisida berkala untuk menjaga kekebalan tanaman dari serangan penyakit. Selain itu, dilakukan pula pengarahan rambatan pada tanaman labu siam serta pemasangan ajir penopang pada tanaman tomat agar tumbuh tegak dan produktif.

Baca Juga:Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi Hadiri Pelantikan Pengurus PABPDSI Kabupaten Pasaman Periode 2026–2032

Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping, Resman Hanfi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemeliharaan lahan produktif rutin, melainkan sarana edukasi nyata untuk membekali warga binaan dengan keterampilan aplikatif di bidang pertanian.

“Melalui perawatan tanaman di Sarana Edukasi dan Asimilasi (SEA) ini, kami ingin memastikan lahan produktif Rutan terkelola dengan maksimal guna mendukung program ketahanan pangan. Di saat yang sama, kegiatan ini menjadi wadah peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis bagi warga binaan—mulai dari pengendalian hama, perawatan media tanam, hingga manajemen panen—sehingga menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat kelak,” ujar Resman Hanfi.

Resman Hanfi menambahkan bahwa pihak Rutan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap perkembangan seluruh tanaman guna memastikan pertumbuhan yang optimal dan sustainabilitas program pembinaan kemandirian tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan perawatan dan pemeliharaan pertanian di SEA Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini juga telah dilaporkan secara berkala kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatra Barat sebagai wujud komitmen pelaksanaan Prinsip Dasar Pemasyarakatan (Back to Basics). (*02).