Karawang, Kabarins.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah petani, penyuluh, dan tokoh pertanian nasional dalam rangkaian acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Penganugerahan tanda kehormatan ini menjadi bagian penting dari peringatan keberhasilan swasembada pangan nasional 2025, sekaligus bentuk apresiasi negara atas kontribusi nyata para pelaku sektor pertanian dan pangan dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia.
Baca Juga :
Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Pangan 2025
Presiden Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Secara Langsung
Acara diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2/TK/Tahun 2026 oleh Sekretaris Militer Presiden Mayor Jenderal TNI Wahyu Yudhayana. Selanjutnya, Presiden Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima.
Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas perannya dalam memperkuat sektor pertanian nasional.
Selain itu, Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama diberikan kepada Heri Sunarto, petani dari Kelompok Tani Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo, yang mewakili empat penerima lainnya.
Bintang Jasa Nararya untuk Penyuluh dan Petani Berprestasi
Presiden Prabowo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya kepada lima penerima. Dua di antaranya hadir sebagai perwakilan, yakni Bobby Irfan Effendi, Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, serta Winarto, petani dari Kelompok Tani Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi.
102 Tokoh Terima Satyalancana Wira Karya
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada 102 penerima yang dinilai berjasa besar dalam pembangunan sektor pertanian dan pangan nasional.
Sejumlah perwakilan penerima penghargaan yang hadir di antaranya:
-
Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika (Dankodiklat TNI)
-
Setyo Wahono, Bupati Bojonegoro
-
Aep Syaepuloh, Bupati Karawang
-
AKBP Toni Kasmiri, Kapolres Lampung Selatan
-
AKBP Yugi Bayu Hendarto, Kapolres Garut
-
Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, Wakil Asisten Teritorial Kodam XVIII/Kasuari
-
Letkol Czi. Dili Eko Setyawan, Dandim Merauke
-
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
-
Mugi Raharjo, Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro
-
Aseng, Petani Poktan Ciraden, Kabupaten Cianjur
-
Nurul Hadi, Petani Poktan Sri Ki Lamaran, Kabupaten Indramayu
Komitmen Negara Apresiasi Pelaku Pertanian
Penganugerahan tanda kehormatan ini mencerminkan komitmen negara dalam memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mulai dari pembuat kebijakan hingga petani dan penyuluh di lapangan, yang telah berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Melalui momentum tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan sektor pangan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen bangsa dan menjadi fondasi ketahanan nasional, kedaulatan negara, serta kesejahteraan rakyat Indonesia. ( *01 )
Baca juga :
(BPMI Setpres)







