Presiden Prabowo Subianto Tekankan Peran Strategis DPRD di KPPD Lemhanas 2026


Magelang,Kabarins.com
– Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan langsung kepada ratusan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari seluruh Indonesia dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026 yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia Emas 2045” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping Gelar Aksi Bersih Bersih Fasilitas Umum Sambut HBP ke-62

Diikuti 503 Ketua DPRD dari Seluruh Indonesia

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, TB Ace Hasan Syadzily menyampaikan laporan terkait pelaksanaan KPPD 2026.

Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026, dan diikuti oleh 503 Ketua DPRD dari berbagai daerah di Indonesia.

“Program ini dilaksanakan di Lembah Tidar, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng,” ujarnya.

Baca juga:Ketua TP PKK Pasaman Tinjau Korban Banjir di Alahan Mati, Salurkan Bantuan Sembako dan APE

Kegiatan juga diisi dengan pemutaran video dokumentasi yang menampilkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antar peserta selama mengikuti program.

Dialog “Dari Hati ke Hati” dengan Para Pimpinan Daerah

Dalam pengantar arahannya, Presiden menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan karena melihat pentingnya peran strategis DPRD dalam pembangunan nasional.

Ia menyampaikan pandangannya secara terbuka dan personal kepada para peserta.

“Saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujarnya.

Presiden juga menekankan bahwa dirinya berbicara bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi sebagai sesama anak bangsa yang memiliki tanggung jawab bersama terhadap masa depan Indonesia.

“Saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tegasnya.

Soroti Persatuan di Tengah Keberagaman

Dalam arahannya, Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para Ketua DPRD, mulai dari daerah, suku, pendidikan, hingga afiliasi politik. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan dalam membangun bangsa.

Ia menegaskan bahwa seluruh peserta yang hadir adalah patriot bangsa yang memiliki tujuan yang sama, yakni mengabdi untuk kepentingan rakyat.

“Saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” katanya.

Peran Daerah Jadi Kunci Kekuatan Nasional

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya bertumpu pada pemerintah pusat, tetapi juga pada kepemimpinan di daerah.

Peran DPRD dinilai sangat strategis dalam memastikan kebijakan berjalan efektif, berpihak kepada rakyat, dan selaras dengan visi pembangunan nasional.

Kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat disebut sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca juga:Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Energi: Peluang Investasi Strategis Jangka Panjang Kian Terbuka

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Melalui forum KPPD ini, diharapkan tercipta kesamaan visi dan langkah antara pimpinan legislatif daerah dengan pemerintah pusat.

Sinergi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga persatuan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.(*01L)