Bupati Welly Suhery Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Pasaman Putus Sekolah, 426 Mahasiswa Terima Bantuan Pasaman Cerdas

Pasaman, Kabarins.com — Komitmen Bupati Pasaman, Welly Suhery, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui program unggulan Pasaman Cerdas. Program ini menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Bupati Welly menegaskan, ke depan tidak boleh ada lagi anak-anak Pasaman yang terpaksa putus sekolah atau drop out (DO) akibat keterbatasan ekonomi orang tua. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menjawab tantangan zaman serta menentukan masa depan Pasaman yang lebih baik.

banner 728x90

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Welly Suhery saat menyerahkan secara simbolis bantuan biaya pendidikan melalui Program Pasaman Cerdas yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Pasaman, bertempat di Balairong Pusako Anak Nagari, Lubuk Sikaping, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dan lembaga zakat dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Sikaping Hendri Arifin, Sekretaris Daerah Pasaman Yudesri, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Pasaman.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, Asnil M, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahap ini bantuan pendidikan disalurkan kepada 426 mahasiswa. Besaran bantuan disesuaikan dengan lokasi perguruan tinggi, yakni Rp750 ribu bagi mahasiswa yang berkuliah di dalam Kabupaten Pasaman, Rp1 juta bagi mahasiswa yang berkuliah di luar kabupaten namun masih dalam Provinsi Sumatera Barat, serta Rp1,5 juta bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar Provinsi Sumatera Barat.

BACA JUGA : Gubernur Sumbar Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Krisis Air Bersih di Kota Padang  

Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran BAZNAS Kabupaten Pasaman atas konsistensi dan kolaborasi dalam mendukung program-program unggulan pemerintah daerah, khususnya di bidang pendidikan dan sosial.

Bupati menegaskan bahwa dana bantuan tersebut merupakan amanah dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pasaman yang harus dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

“Program ini adalah wujud nyata penerjemahan nilai-nilai keagamaan ke dalam kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan adik-adik mahasiswa, sehingga tidak ada lagi anak Pasaman yang putus kuliah karena alasan ekonomi,” ujar Bupati Welly.

Selain itu, Bupati juga mendorong para mahasiswa penerima bantuan untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh agar kelak menjadi generasi yang berintegritas, berdaya saing, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan BAZNAS agar terus melakukan evaluasi dan pemutakhiran data penerima manfaat, serta memastikan sinkronisasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal ini penting agar Program Pasaman Cerdas benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dengan memanggil mahasiswa satu per satu, kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan para muzakki serta kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Pasaman. (Joni)

BACA JUGA :Bupati Welly: Jangan Takut, Kejaksaan Mitra Strategis Pengelolaan Anggaran Daerah  

banner 728x90