Padang, Kabarins.com–Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) unit Korpri Kantor Gubernur Sumbar patutlah berbangga dan berbahagia. Sebab Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 melonjak drastis ketimbang SHU 2024. Ini bukti pengurus bersama dewan pengawas benar-benar amanah lakoni tugas.
“SHU pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2024 mencapai tepatnya Rp575, 981 juta. SHU tahun buku 2025 naik menjadi Rp810,505 juta. Ini kenaikan tertinggi dalam sejarah KPRI unit kantor gubernur. Semua itu tidak terlepas dari komitmen semua anggota, pengurus dan pengawas koperasi,” kata Ketua KPRI unit Korpri Kantor Gubernur, H. Ell Yawardi dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2025, Kamis (2/4/2026) di aula kantor gubernur Sumbar.
Menurut Ell Yawardi , usaha yang dilakoni koperasi dari sisi manfaat ekonomi bagi anggota juga besar, mencapai Rp4,294 miliar. Lebih tinggi pula ketimbang tahun sebelumnya. Manfaat ini terdiri dari manfaat ekonomi dari pemberian pinjaman kepada anggota berupa penghematan biaya jasa pinjaman dengan adanya perbedaan tingkat jasa pinjaman koperasi dengan bunga kredit perbankan yaitu 0,5 persen di bawah jasa berlaku pada bank umum.
“Dari jumlah pinjaman yang diberikan kepada anggota peminjam manfaat ekonomi sebesar Rp 165, 349 juta, “kata Ell.
Kemudian sambung, Ell didampingi Sekretaris Rifai dan Bendahara Delmi, beban kesejahteraan anggota berupa paket lebaran, beasiswa bagi anak anggota berprestasi, beban biaya pendidikan kepada seluruh anggota, karyawan dan pengurus serta pemberian hadiah bagi anggota simpanan sukarela dengan total Rp2,353 miliar.
Baca Juga:Enam Orang Saksi Dihadirkan Di Sidang Ketiga Kasus Penganiayaan Nenek Saudah
Sedangkan Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi dalam kesempatan itu meminta pengurus, pengawas dan pengelola koperasi untuk tingkatkan profesionalitas sebagai modal dasar mengelola koperasi dan mampu berikan pelayanan yang baik kepada anggotanya.
“Jika koperasi telah dikelola profesional, maka tentu koperasi yang efektif dan efisien pasti dapat diwujudkan. Dan kemajuan koperasi juga ditentukan oleh faktor sejauh mana anggota berkontribusi untuk koperasi. Kita berharap anggota koperasi memanfaatkan optimal produk jasa yang tersedia pada unit-unit usaha koperasi ini,” sebut Sekdaprov.
Sekdaprov juga mengimbau agar tidak hanya memanfaatkan jasa usaha simpan pinjam untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif semata tapi mulailah berpikir kreatif memanfaatkan produk jasa yang disediakan koperasi untuk membiayai kegiatan produktif.
Ikut memberikan Pengawas koperasi Novrial. Kata Kadisperindag Sumbar ini, koperasi sudah memperlihatkan perkembangan memuaskan. Oleh karena itu, ke depan teruslah melahirkan gagasan dan inovasi agar eksistensi koperasi makin terasa manfaatnya bagi anggota. (*02)
Baca Juga:KONI Pasaman Benahi Data Atlet dan Pelatih Jelang Porprov Sumbar 2026







