Pemerintah Pastikan tidak ada kenaikan BBM Subsidi,Verry Mulyadi Pentingnya “Sense Of Crisis”


Jakarta,Kabarins.com
– Di tengah gejolak geopolitik global yang kian memanas, Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi domestik, khususnya terkait harga energi. Politisi Partai Gerindra, Verry Mulyadi, memberikan apresiasi sekaligus peringatan penting kepada seluruh elemen bangsa dalam menghadapi ancaman krisis energi dunia.

Pemerintah Berhasil Menahan Harga BBM Subsidi

Verry Mulyadi mengungkapkan rasa syukurnya atas kebijakan pemerintah yang hingga kini masih mampu mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini dinilai sebagai bukti keberpihakan negara terhadap daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

“Alhamdulillah, pemerintah Indonesia sejauh ini berhasil mempertahankan harga BBM subsidi. Namun, kita tidak boleh lengah karena dunia saat ini sedang terdampak hebat akibat eskalasi konflik di Timur Tengah,” ujar Verry kepada media.

Baca juga: Masyarakat Merasa Aman, Penanganan Bencana Gunung Nago Dapat Apresiasi Luas

Pentingnya Sense of Crisis di Tengah Konflik Global

Menurut Verry, situasi global saat ini menuntut setiap warga negara memiliki sense of crisis atau kepekaan terhadap potensi krisis. Konflik di Timur Tengah bukan sekadar isu regional, melainkan ancaman nyata terhadap rantai pasok energi global yang dapat berdampak pada ekonomi nasional.

Ia mengingatkan bahwa ketahanan Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada soliditas masyarakat.

“Kita harus saling menjaga agar Indonesia tetap kuat. Peran aktif masyarakat sangat krusial dalam membantu negara melewati masa-masa sulit ini,” tambahnya.

Visi Prabowo Subianto: Menuju Kemandirian Energi

Baca juga: Presiden Prabowo Fokus Kemandirian Energi, Indonesia Mantap Menuju Era Energi Bersih

Lebih lanjut, Verry menekankan bahwa kepemimpinan Prabowo Subianto memberikan optimisme baru di mata dunia. Fokus pemerintah ke depan adalah mendorong Indonesia agar tidak lagi bergantung pada dinamika global, melainkan mampu memaksimalkan potensi dalam negeri.

Keunggulan Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto:

  • Pemanfaatan SDA: Fokus pada hilirisasi dan pengelolaan sumber daya alam secara mandiri.
  • Kedaulatan Energi: Mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan bioenergi untuk mengurangi ketergantungan impor.
  • Posisi Diplomatik: Memperkuat posisi tawar Indonesia di panggung internasional dalam isu-isu strategis.

“Kepemimpinan Bapak Prabowo memastikan bahwa kekayaan alam kita dikelola sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat. Dengan sumber daya yang melimpah, kita memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama dunia, asalkan kita bersatu dan waspada terhadap dinamika global,” tutup Verry.(*01)